KUH Jeddah Lakukan Antisipasi Dampak Penutupan Lalu Lintas Udara di Kawasan Timur Tengah

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Negara-negara yang menutup ruang udara antara lain Qatar, Uni Emirat Arab (UAE), Bahrain, Kuwait, Irak, dan Suriah.

KUH Jeddah Lakukan Antisipasi Dampak Penutupan Lalu Lintas Udara di Kawasan Timur Tengah (FOTO:Dok Kemenhaj)

IDXChannel - Menyusul meningkatnya situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, sejumlah negara tetangga Arab Saudi telah mengambil langkah penutupan ruang udara untuk kedatangan dan keberangkatan penerbangan. Negara-negara yang menutup ruang udara antara lain Qatar, Uni Emirat Arab (UAE), Bahrain, Kuwait, Irak, dan Suriah.

Sementara itu, Arab Saudi bersama beberapa negara lain seperti Oman, Yordania, dan Lebanon masih mengoperasikan penerbangan secara terbatas dengan status waspada, menyesuaikan dengan perkembangan situasi keamanan ke depan.

Baca Juga:
Sejumlah Negara di Arab Saudi yang Menampung Aset AS Jadi Sasaran Iran

Pemerintah memastikan bahwa situasi dan kondisi di dalam wilayah Arab Saudi hingga saat ini tetap aman dan terkendali. Aktivitas umum berjalan normal dengan peningkatan kewaspadaan sesuai standar keamanan yang berlaku.

Mengantisipasi potensi keterlambatan atau pembatalan penerbangan yang dapat menyebabkan jamaah umrah tertahan (stranded) di bandara, Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah bergerak cepat melakukan langkah-langkah mitigasi.

Baca Juga:
Iran Konfirmasi Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei Tewas usai Serangan AS dan Israel

Staf Teknis Urusan Haji KUH Jeddah, Muhammad Ilham Effendy menuturkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif secara intensif.

“KUH telah membentuk tiga tim yang bekerja dalam tiga shift dan disebar di tiga titik bandara, yakni Terminal 1, Terminal 2 (eks Saudia), dan Terminal Haji. Langkah ini untuk memastikan pendampingan dan koordinasi berjalan optimal bagi jamaah yang terdampak perubahan jadwal penerbangan,” ujar Muhammad Ilham Effendy di Jeddah dikutip keterangan pers Minggu Minggu (1/3/2026).

Baca Juga:
Soroti Perang AS-Israel, Pramono Minta Waspadai Dampak Kenaikan Harga

Selain itu, KUH Jeddah juga membuka komunikasi intensif dengan pihak maskapai penerbangan, travel penyelenggara, serta syarikah (mitra travel di Arab Saudi) guna mencari solusi terbaik bagi jamaah yang tertunda kepulangannya akibat pembatalan atau penyesuaian jadwal penerbangan.

Di sisi lain, KBRI Riyadh telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi dinamika situasi keamanan kawasan. 

Baca Juga:
Eskalasi Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Pastikan Keamanan Jamaah Umrah Terpantau

WNI juga diminta untuk terus memantau perkembangan informasi resmi dari otoritas setempat dan perwakilan Republik Indonesia.

Pemerintah Indonesia melalui perwakilan di Arab Saudi terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan otoritas terkait guna memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan jamaah umrah Indonesia tetap terjaga.

Baca Juga:
Trump Sebut Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Tewas usai Serangan AS-Israel

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi serta selalu merujuk pada sumber resmi pemerintah.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kadin dan Gapembi Dorong Program Makan Bergizi Gratis Jadi Infrastruktur Sosial Nasional
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Khamenei Tewas Diserang AS-Israel Saat Berada di Kantornya Sabtu Pagi
• 11 jam laludetik.com
thumb
Prediksi Al Feiha vs Al Nassr di Liga Pro Saudi 1 Maret 2026: Cristiano Ronaldo dkk Bisa Menang Telak Lagi
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Dapur MBG Dapat Rp500 Juta/Hari, Buat Apa Saja?
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
2-3 Maret Mudik Gratis Kota Bekasi 2026 Resmi Dibuka, Satu Peserta Bisa Daftarkan Tiga Anggota Keluarga
• 22 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.