WASHINGTON, KOMPAS.TV - Serangan Amerika Serikat (AS)-Israel membuat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei terbunuh. Terbunuhnya Khamenei diungkapkan media Iran, Minggu (1/3/2026).
Adapun AS-Israel melakukan serangan ke Iran, Sabtu (28/2), dan salah satu sasarannya adalah kediaman dan kantor Khamenei di Iran.
Baca Juga: Ayatollah Ali Khamenei Tewas karena Serangan AS-Israel, Iran Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
Presiden AS Donald Trump mengatakan kecanggihan intelijen serta alat pelacak menjadi salah satu alasan Khamenei tak bisa meloloskan diri.
“Khamenei tak mampu mengindari intelijen dan sistem pelacakan tingkat tinggi dan canggih kami, dan bekerja secara dekat dengan Israel, bukanlah sesuatu yang ia atau pemimpin lainnya yang terbunuh, lakukan untuk menghindarinya,” kata Trump dilansir dari Associated Press.
“Ini adalah kesempatan bagi Rakyat Iran untuk merebut kembali negaranya,” tambah Trump.
Pihak Iran sendiri telah menyerukan pembalasan atas terbunuhnya Khamenei. Sekretaris Dewan Tertinggi Keamanan Nasional Iran Ali Larijani menegaskan AS-Israel akan menyesal telah menyerang Iran.
Baca Juga: Iran Tutup Selat Hormuz Usai Diserang AS-Israel, Bakal Sulitkan Pengiriman Bahan Bakar
“Kami akan membuat penjahat Zionis dan Amerika yang hina menyesali perbuatan mereka,” ujarnya di Kantor Berita IRNA.
Para prajurit yang gagah berani dan negara besar Iran akan memberi pelajaran yang tak terlupakan kepada para iblis internasional yang tiran,” tambahnya.
Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada
Sumber : Associated Press/IRNA
- ayatollah ali khamenei
- donald trump
- serangan as-israel
- iran
- ayatollah ali khamenei terbunuh





