Garuda Indonesia Hentikan Sementara Penerbangan Rute Jakarta-Doha

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk sementara waktu menangguhkan operasional penerbangan dari dan menuju Doha, Qatar. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada penutupan sementara wilayah udara Qatar untuk penerbangan sipil.

Kebijakan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Corporate Communications Division Head Garuda Indonesia, Dicky Irchamsyah. Menurutnya, penghentian sementara ini merupakan langkah preventif yang mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

"Kebijakan ini diambil sebagai langkah preventif dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan operasional penerbangan, dalam memastikan perjalanan yang aman dan andal bagi seluruh penumpang," ujar Dicky Irchamsyah, Minggu, 1 Maret 2026.

Dicky menuturkan, pihaknya terus menjalin koordinasi dengan otoritas penerbangan dan para pemangku kepentingan terkait. Hal ini dilakukan untuk memantau dinamika perkembangan situasi sekaligus memastikan kesiapan langkah-langkah mitigasi yang diperlukan.
 

Baca Juga :

5 Penerbangan Internasional Tujuan Timur Tengah di Bandara Ngurah Rai Dibatalkan


"Kami terus berkoordinasi intensif dengan maskapai mitra untuk memastikan penanganan penumpang terdampak, termasuk implementasi kebijakan kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku," jelas Dicky.

Meski rute Doha untuk sementara dihentikan, operasional penerbangan internasional Garuda Indonesia untuk rute lainnya dipastikan tetap berjalan normal. Manajemen Garuda Indonesia memastikan seluruh jalur penerbangan yang masih beroperasi tidak melintasi wilayah udara yang terdampak konflik.


Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir

"Seluruh jalur penerbangan tersebut dipastikan tidak melewati wilayah udara yang terdampak konflik," kata Dicky.

Dicky menambahkan, perseroan akan terus memantau intensif perkembangan situasi. Koordinasi dengan otoritas nasional dan internasional juga akan terus diperkuat guna memastikan seluruh operasional penerbangan berlangsung dengan standar keselamatan dan keamanan tertinggi.

"Kami juga menyiapkan langkah-langkah antisipatif guna memitigasi potensi dampak terhadap layanan operasional," ungkap Dicky.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemendagri Dorong Penyusunan Indikator Percepat Pertumbuhan Ekonomi
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!
• 5 jam lalusuara.com
thumb
Warga RI Juara 1 Dunia Telan Mikroplastik, Ternyata Ini Sumbernya!
• 58 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Ratusan Relawan Gotong Royong Bersihkan Sampah di Pantai Padang Galak Bali
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
CIMB Niaga: Bank Syariah Hasil Spin-Off Butuh Insentif Pemerintah
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.