Produsen Ban Hankook Dorong iON ke Pasar Kendaraan Listrik

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Produsen ban asal Korea Selatan, PT Hankook Tire Sales Indonesia (HTSI) tengah menyiapkan strategi untuk menggenjot penjualan ban khusus kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia pada 2026.

Presiden Direktur Hankook Tire Sales Indonesia, Bartek (Byunghak) Choi mengatakan, perseroan telah menghadirkan berbagai lini produk ban yang dirancang mengikuti perkembangan kebutuhan pasar, termasuk mengakomodasi tren pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia beberapa tahun terakhir.

“Produk-produk Hankook Tire selalu dikembangkan dengan mempertimbangkan dinamika  kebutuhan pasar, termasuk meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia," ujar Choi dalam keterangannya, dikutip Minggu (1/3/2026).

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, total penjualan wholesales mobil listrik murni sepanjang 2025 mencapai 103.931 unit. Angka itu melonjak 140,64% (year-on-year/YoY) dari capaian sepanjang 2024 sebesar 43.188 unit.

Adapun, lini produk ban yang dikembangkan khusus untuk kendaraan listrik yaitu seri Hankook iON yang tersedia dalam beberapa varian. Produk tersebut mencakup iON EVO untuk kendaraan listrik berperforma tinggi, iON EVO AS yang dirancang untuk penggunaan jarak jauh, serta iON GT yang memiliki tingkat kestabilan tinggi.

"Melalui lini Hankook iON, kami menghadirkan beragam pilihan ban yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik guna mendukung kenyamanan, efisiensi, dan keselamatan berkendara,” jelasnya.

Baca Juga

  • Produsen Ban Hankook Beberkan Strategi Bisnis pada 2026
  • Produsen Ban Hankook Incar Peluang Tren Kendaraan Listrik pada 2026
  • Laporan Keuangan Hankook Tire Q3 2022: Penjualan Tumbuh 25.7%

Menilik kinerja perseroan, sepanjang 2025, penjualan Hankook di Indonesia meningkat hingga 130%. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh meningkatnya permintaan ban berdiameter besar di atas 18 inci serta ban yang diperuntukkan bagi kendaraan listrik.

Kinerja tersebut tercatat di tengah pelemahan pasar otomotif domestik sepanjang tahun lalu. Mengacu data Gaikindo, distribusi mobil secara wholesales pada Januari–Desember 2025 turun 7,2% secara tahunan menjadi 803.687 unit, sementara penjualan ritel juga terkoreksi 6,3% menjadi 833.692 unit.

Sementara itu, sebagian besar ban yang diproduksi oleh PT Hankook Tire Indonesia saat ini juga telah dipasarkan ke luar negeri. Produk tersebut diekspor ke berbagai negara, di antaranya Amerika Serikat, Italia, Meksiko, Malaysia, Jepang, Rusia, Swedia, Maroko, Turki, hingga Vietnam.

Alhasil, memasuki 2026, menurutnya perseroan tetap memandang prospek industri ban di Indonesia masih terbuka, meskipun perekonomian global dan domestik masih menghadapi sejumlah tantangan.

"Kami berupaya memastikan setiap produk yang kami hadirkan sesuai dengan kebutuhan pasar lokal, mulai dari kondisi dan konstruksi jalan hingga kebiasaan berkendara masyarakat Indonesia," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pendaftaran Motis 2026 Dibuka 1 Maret, Ini Syarat dan Cara Daftar di nusantara.kemenhub.go.id
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Konflik Iran-Israel Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Naik Turun Performa Bomber PSM dan Persib Bandung: Ramon Tanque Kembali Tajam, Alex Tanque Masih Mandul
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Konflik AS-Israel Kontra Iran Bisa Picu Krisis Energi dan Perang Global
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Hasil Liga Inggris, Klasemen, dan Top Skor: Manchester City Pepet Arsenal, Liverpool Geser Chelsea di 5 Besar
• 12 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.