TEHERAN, KOMPAS.TV - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei menjadi korban dari serangan Amerika Serikat (AS)-Israel.
Khamenei yang berkuasa di Iran sejak 1989, tewas setelah kediaman dan kantornya menjadi sasaran serangan AS-Israel, Sabtu (28/2/2026). Media Iran melaporkan tewasnya Khamenei, Minggu (1/3).
Baca Juga: Serangan AS-Israel Bikin Ayatollah Ali Khamenei Terbunuh, Trump Sebut Berkat Kecanggihan Intelijen
Siapakah sebenarnya sosok Khamenei, berikut profil dan rekam jejak sang pemimpin tertinggi Iran disarikan KompasTV, dari berbagai sumber.
Khamenei lahir di Masyhad pada 19 April 1939, dalam lingkungan ulama yang asketis. Perjalanannya menjadi tokoh sentral dimulai saat ia menimba ilmu di Qom, di bawah bimbingan langsung Ayatollah Khomeini.
Di masa mudanya, Khamenei bukanlah ulama yang hanya duduk di balik meja. Ia adalah aktivis bawah tanah yang berkali-kali keluar masuk penjara karena menentang rezim Shah yang didukung AS.
Aktivitasnya tersebut bahkan membuatnya menjadi target pembunuhan pada 1981. Meski nyawanya selamat, lengan kanannya lumpuh permanen akibat ledakan bom tape rekorder.
Khamenei kemudian menjadi pemimpin tertinggi Iran pada 1989, setelah meninggalnya sang guru, Ayatollah Khomeini.
Keraguan terhadapnya sempat muncul saat ia menerima tampuk kepemimpinan Iran.
Khamenei yang dianggap ulama tingkat rendah pada saat itu, dianggap tak memiliki kredibilitas keagamaan seperti pendahulunya, Ayatollah Khomeini, sang pemimpin Revolusi Islam.
Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- ayatollah ali khamenei
- iran
- profil ayatollah ali khamenei
- pemimpin tertinggi iran
- serangan as-israel





