Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres mengungkapkan keprihatinannya atas serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran hingga membunuh pemimpin tertinggi Ali Khamenei. Dia menilai, serangan tersebut menunjukkan peluang diplomasi dari perundingan nuklir yang berjalan disia-siakan.
Dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB mengenai Iran di Markas PBB New York, Sabtu waktu setempat, Guterres menyoroti serangan AS-Israel terjadi setelah putaran ketiga perundingan tak langsung antara AS dan Iran yang ditengahi Oman.
Advertisement
“Saya sangat menyesalkan peluang diplomasi ini telah disia-siakan,” kata Guterres, melalui keterangan tertulis, dikutip Minggu (1/3/2026).
Dia pun menyoroti adanya persiapan yang telah dilakukan untuk pembicaraan teknis di Wina, Austria, pada pekan depan. Pertemuan itu rencananya akan diikuti dengan babak baru pembicaraan politik sebagai kelanjutan dari negosiasi AS-Iran itu.




