Liputan6.com, Jakarta - Iran memulai proses pemilihan pemimpin tertinggi Iran setelah Ali Khamenei gugur dalam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Hal ini diumumkan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani.
"Menurut pasal 111 Konstitusi Iran, dalam hal kematian pemimpin tertinggi, Majelis Ahli harus memilih pemimpin tertinggi yang baru secepatnya," kata Larijani, disiarkan televisi nasional Iran.
Advertisement
"Majelis Ahli akan bersidang hari ini dan prosesnya akan dimulai," ucap dia, menambahkan, dilansir Antara.
Saat ini, kekosongan jabatan pemimpin tertinggi Iran diisi sementara oleh Mohammad Mokhber. Dia merupakan Wakil Presiden Pertama Iran.
"Presiden, ketua pengadilan, dan seorang anggota Dewan Wali akan menjalankan tugas Pemimpin Tertinggi di masa kekosongan jabatan," ungkap kantor berita IRNA mengutip Wapres Mokhber.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516593/original/068452900_1772335412-MUI.jpg)

