Jakarta (ANTARA) - Manajer interim Manchester United Michael Carrick menegaskan dirinya tidak merasa khawatir saat harus menghadapi Oliver Glasner yang disebut-sebut menjadi kandidat manajer MU, dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Minggu.
"Sejujurnya, hal itu tidak membuat perbedaan apa pun. Ini adalah rasa hormat total untuk Crystal Palace dan Oliver, dalam hal tim mereka dan peran yang mereka lakukan," kata Carrick menanggapi spekulasi persaingan kursi pelatih permanen tersebut, dikutip dari ESPN, di Jakarta, Minggu.
Pernyataan Carrick muncul menyusul rumor yang menempatkan Oliver Glasner sebagai salah satu kandidat kuat manajer tetap United musim depan. Namun, mantan kapten Setan Merah itu menyatakan bahwa fokus utamanya saat ini hanyalah membawa tim meraih hasil maksimal pada pertandingan di depan mata.
Baca juga: Carrick isyaratkan MU akan perpanjang kontrak Harry Maguire
Carrick menjelaskan bahwa perhatiannya sepenuhnya tertuju pada posisi klub yang kini mulai menunjukkan tren positif. Ia menilai timnya sedang berada dalam kondisi yang baik dan terus bergerak maju untuk memperbaiki posisi pada klasemen sementara Liga Inggris.
"Ini hanya tentang apa yang ada di depan kami, dan mencoba untuk mencapai tempat yang kami inginkan, yaitu sedikit lebih tinggi di liga," kata pria berusia 44 tahun tersebut.
Sejak ditunjuk menggantikan Ruben Amorim pada awal Januari lalu, Carrick berhasil membawa perubahan signifikan dengan mencatatkan lima kemenangan dari enam pertandingan. Catatan impresif ini berbanding terbalik dengan kondisi Crystal Palace di bawah asuhan Glasner yang sempat melewati sembilan laga tanpa kemenangan di liga.
Meski performa United meningkat tajam, Carrick mengakui bahwa proses adaptasi strategi masih terus berjalan. Ia merasa skuadnya masih memiliki ruang untuk berkembang mengingat waktu kebersamaan mereka yang baru berjalan sekitar enam pekan.
Baca juga: Manchester United diperkirakan bayar kompensasi Amorin 15,9 juta pound
"Saya pikir ini selalu berkembang, tidak pernah sempurna. Saya selalu berharap lebih dan saya pikir bagian dari itu adalah memahami betapa sedikit waktu yang telah kami lalui bersama," tutur Carrick.
Ia menambahkan bahwa dalam sepak bola akan ada saat di mana permainan tidak selalu berjalan sesuai rencana. Oleh karena itu, Carrick menekankan pentingnya bagi tim untuk mengambil perspektif yang lebih luas dalam menilai setiap performa di lapangan.
Mantan asisten pelatih era Ole Gunnar Solskjaer ini juga menyoroti aspek pertahanan yang menjadi kunci keberhasilan timnya meraih sejumlah kemenangan penting. Ia menilai United sudah berada di jalur yang tepat dengan mencatatkan beberapa kali nirbobol (clean sheet).
"Kami berada di tempat yang baik. Dalam beberapa hal kami telah membuat langkah besar, memenangkan pertandingan yang mungkin tidak kami menangkan di lain waktu, dan memainkan sepak bola yang bagus," ujarnya.
Baca juga: Manchester United kembali ke empat besar berkat gol Benjamin Sesko
"Sejujurnya, hal itu tidak membuat perbedaan apa pun. Ini adalah rasa hormat total untuk Crystal Palace dan Oliver, dalam hal tim mereka dan peran yang mereka lakukan," kata Carrick menanggapi spekulasi persaingan kursi pelatih permanen tersebut, dikutip dari ESPN, di Jakarta, Minggu.
Pernyataan Carrick muncul menyusul rumor yang menempatkan Oliver Glasner sebagai salah satu kandidat kuat manajer tetap United musim depan. Namun, mantan kapten Setan Merah itu menyatakan bahwa fokus utamanya saat ini hanyalah membawa tim meraih hasil maksimal pada pertandingan di depan mata.
Baca juga: Carrick isyaratkan MU akan perpanjang kontrak Harry Maguire
Carrick menjelaskan bahwa perhatiannya sepenuhnya tertuju pada posisi klub yang kini mulai menunjukkan tren positif. Ia menilai timnya sedang berada dalam kondisi yang baik dan terus bergerak maju untuk memperbaiki posisi pada klasemen sementara Liga Inggris.
"Ini hanya tentang apa yang ada di depan kami, dan mencoba untuk mencapai tempat yang kami inginkan, yaitu sedikit lebih tinggi di liga," kata pria berusia 44 tahun tersebut.
Sejak ditunjuk menggantikan Ruben Amorim pada awal Januari lalu, Carrick berhasil membawa perubahan signifikan dengan mencatatkan lima kemenangan dari enam pertandingan. Catatan impresif ini berbanding terbalik dengan kondisi Crystal Palace di bawah asuhan Glasner yang sempat melewati sembilan laga tanpa kemenangan di liga.
Meski performa United meningkat tajam, Carrick mengakui bahwa proses adaptasi strategi masih terus berjalan. Ia merasa skuadnya masih memiliki ruang untuk berkembang mengingat waktu kebersamaan mereka yang baru berjalan sekitar enam pekan.
Baca juga: Manchester United diperkirakan bayar kompensasi Amorin 15,9 juta pound
"Saya pikir ini selalu berkembang, tidak pernah sempurna. Saya selalu berharap lebih dan saya pikir bagian dari itu adalah memahami betapa sedikit waktu yang telah kami lalui bersama," tutur Carrick.
Ia menambahkan bahwa dalam sepak bola akan ada saat di mana permainan tidak selalu berjalan sesuai rencana. Oleh karena itu, Carrick menekankan pentingnya bagi tim untuk mengambil perspektif yang lebih luas dalam menilai setiap performa di lapangan.
Mantan asisten pelatih era Ole Gunnar Solskjaer ini juga menyoroti aspek pertahanan yang menjadi kunci keberhasilan timnya meraih sejumlah kemenangan penting. Ia menilai United sudah berada di jalur yang tepat dengan mencatatkan beberapa kali nirbobol (clean sheet).
"Kami berada di tempat yang baik. Dalam beberapa hal kami telah membuat langkah besar, memenangkan pertandingan yang mungkin tidak kami menangkan di lain waktu, dan memainkan sepak bola yang bagus," ujarnya.
Baca juga: Manchester United kembali ke empat besar berkat gol Benjamin Sesko





