JAKARTA, KOMPAS.TV – Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Muhammad Jusuf Kalla (JK), menjawab pertanyaan tentang niat Presiden RI, Prabowo Subianto mendamaikan Iran dengan Amerika dan Israel.
JK menjawab pertanyaan tersebut dalam sesi wawancara di kediamannya, kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Minggu (1/3/20206).
Menurutnya, rencana tersebut merupakan sesuatu yang baik. Hanya saja situasi yang terjadi di Timur Tengah saat ini cukup besar.
“Ya niat, rencana itu baik saja, tapi ini situasi yang jauh lebih besar masalahnya. Israel dengan Palestina saja sulit didamaikan, karena dunia ini sangat ditentukan oleh sifat Amerika,” kata JK, seperti dikutip dari Breaking News Kompas TV.
Baca Juga: Potret Trump Pimpin Operasi AS ‘Epic Fury’ Serangan ke Iran
“Sayangnya Indonesia telah mengadakan perjanjian yang tidak seimbang, yang sangat merugikan Indonesia. Itu saja kita tidak setara Amerika, bagaimana mendamaikan orang yang tidak setara dalam keadaan ini,” ucapnya.
Dalam penjelasannya, JK juga menyinggung bahwa belakangan ini kondisi di Timur Tengah sedang kacau, juga kondisi di sejumlah negara Islam.
“Di Timur Tengah, walaupun kita juga sangat prihatin bahwa bukan hanya Timur Tengah, negara Islam itu memang lagi kacau pada tahun ini.”
“Pakistan, Afghanistan berperang, Yaman, Saudi berperang, Syria dengan yang lainnya berperang Yaman dikacau,” tuturnya.
JK mengaku bersyukur karena Indonesia lebih aman jika dibandingkan dengan negara Islam yang lain. Oleh sebab itu, ia mengajak semua pihak untuk terus menjaga kedamaian.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- muhammad jusuf kalla
- jusuf kalla
- jk
- amerika serang iran
- iran





