PT Pertamina International Shipping (PIS) memastikan pekerjanya yang berada di timur tengah ada dalam kondisi aman. Dengan situasi yang ada, PIS juga terus melakukan pemantauan intensif untuk memastikan keselamatan para pekerja dan kru kapal yang saat ini berada di kawasan tersebut.
Adapun saat ini PIS memiliki kantor cabang di Dubai, Uni Emirat Arab yakni PIS Middle East (PIS ME). Di sana terdapat 30 orang pekerja dan keluarganya.
“Kondisi para pekerja dan keluarga PIS Middle East saat ini dipastikan dalam kondisi aman, dan perusahaan terus memantau situasi di Dubai,” kata Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita dalam keterangan tertulis, Minggu (⅓).
“Para pekerja kami juga mengikuti imbauan Kedutaan Besar Indonesia di sana untuk terus meningkatkan kewaspadaan, lapor diri, dan menghubungi hotline KBRI maupun KJRI jika terjadi situasi kedaruratan," lanjutnya.
Selain itu, Vega juga menuturkan bahwa keselamatan armada serta pekerja dan kru menjadi fokus utama PIS saat ini. Adapun PIS melaporkan bahwa terdapat empat kapal yang sedang berada di area Timur Tengah.
Keempat kapal tersebut adalah kapal Gamsunoro yang berada di Khor al Zubair, Irak, kapal Pertamina Pride yang tengah melakukan proses loading di Ras Tanura, kapal PIS Rinjani yang saat ini sedang berada di posisi Anchor di Khor Fakkan, dan kapal PIS Paragon yang berada di Oman.
Dari empat kapal itu, dua kapal yang masih berada di dalam area teluk adalah Pertamina Pride dengan Ship Management dari NYK, dan kapal Gamsunoro yang saat ini dikelola oleh Synergy Ship Management.
"Kedua kapal kami upayakan bisa segera keluar dari area teluk. Saat ini, tim armada kami tengah menjalin komunikasi intens dengan pihak pengelola untuk koordinasi dan memastikan keselamatan para kru dan kapal,"ujar Vega.





