Program balap lari 'Go Sprint Go Green' yang dipelopori oleh Polda Riau sukses menekan kejahatan selama Ramadan. Inisiasi Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan ini menjadi solusi kreatif merangkul anak muda mencegah balap liar sekaligus mengubah jalanan jadi ajang adu prestasi.
Kegiatan ini digelar Polda Riau sejak 1 Ramadan 1447 H, setiap Hari Selasa, Jumat, dan Sabtu malam. Memasuki seri ketiga di Jalan Thamrin Pekanbaru, Sabtu (28/2/2026) malam, kegiatan ini terbukti menjadi magnet bagi ratusan peserta dan pengunjung.
Inisiatif ini mengubah energi negatif balap liar menjadi kompetisi lari 100 meter yang sehat dan terarah. Keberhasilan inisiasi Kapolda Riau ini terlihat dari lonjakan jumlah peserta yang mencapai 260 orang, mencakup kategori pria, wanita, hingga anak-anak. Kehadiran
Dirlantas Polda Riau, Kombes Jeki Rahmat Mustika, menegaskan komitmen institusi dalam menghadirkan ruang publik yang positif selama malam Ramadhan. Strategi ini efektif dalam menjaga situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) tetap kondusif di ibu kota provinsi.
"Kegiatan ini dipelopori Polda Riau. Dari awal Ramadan kami telah memulai kegiatan ini untuk menyalurkan energi anak-anak muda yang tadinya negatif menjadi energi negatif," kata Kombes Jeki, Minggu (1/3/2026).
Tidak hanya di tingkat Polda, inisiatif serupa juga digelorakan oleh Polres Bengkalis di Jalan Pertanian sebagai langkah preventif. Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, mengalihfungsikan titik rawan balap liar menjadi lintasan balap lari yang aman dan terkontrol. Melalui pendekatan humanis ini, Polri berhasil memberikan wadah bagi remaja untuk menyalurkan semangat kompetisi mereka tanpa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Di Kabupaten Indragiri Hulu, Polres Inhu mengembangkan inisiasi ini dengan memadukan unsur olahraga dan pelestarian budaya lokal. Kapolres Inhu, AKBP Eka Ariandy Putra, menggelar Rengat Night Run With Tanjak, di mana para peserta berlari mengenakan penutup kepala khas Melayu. Program ini tidak hanya bertujuan mengantisipasi aksi balap liar, tetapi juga mengedukasi generasi muda untuk bangga terhadap identitas budaya daerahnya di tengah suasana bulan suci.
Semangat Green Policing juga ditonjolkan oleh Polres Kuantan Singingi melalui lomba lari 100 meter di Sport Center Teluk Kuantan. Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana, menegaskan bahwa Polri hadir sebagai sahabat masyarakat yang menyediakan ruang kreatif bagi anak muda.
"Inisiasi ini bertujuan untuk menekan angka kenakalan remaja dengan membangun hubungan yang harmonis dan edukatif antara kepolisian dan warga sekitar," kata AKBP Hidayat.
Sementara itu, Polres Pelalawan memperkuat aspek lingkungan dalam inisiasi balap lari mereka di Pangkalan Kerinci. Selain memberikan hadiah bagi pemenang, pihak kepolisian juga membagikan bibit pohon sebagai simbol penanaman Green Habit atau kebiasaan hijau kepada generasi muda. Inisiatif ini dipandang sukses meningkatkan gairah ekonomi pelaku UMKM setempat karena keramaian yang tercipta selama acara berlangsung tetap tertib dan aman.
Polres Dumai turut menjalankan instruksi Kapolda Riau dengan menyelenggarakan Fun Night Run Go Green yang diikuti oleh puluhan peserta lintas usia. Kapolres Dumai, AKBP Angga Febrian Herlambang, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata Polri yang sehat dan peduli terhadap kelestarian lingkungan. Setiap langkah kecil dalam lomba lari ini membawa pesan besar tentang tanggung jawab bersama dalam menjaga ekosistem Kota Dumai.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan yang diinisiasi oleh Polda Riau dan Polres jajaran di seluruh wilayah Riau ini telah menciptakan dampak sosial yang signifikan. Selain efektif menghapus tren balap liar di malam Ramadhan, program ini berhasil menyatukan elemen olahraga, budaya, dan lingkungan. Melalui sinergi ini, Polda Riau membuktikan bahwa pendekatan kreatif dan humanis jauh lebih efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Tak hanya di Polda Riau, kegiatan positif ini juga turut diikuti oleh Polres Metro Jakarta Timur. Pada Sabtu (28/2) malam, Polres Metro Jaktim untuk pertama kalinya menggelar balap lari.
(mea/imk)





