TABLOIDBINTANG.COM - Buah dikenal sebagai sumber vitamin, mineral, dan antioksidan alami yang baik dikonsumsi setiap hari. Namun siapa sangka, cara mengonsumsinya yang keliru justru bisa memicu gangguan pada tubuh.
Tren salad buah dengan aneka campuran memang menggoda selera. Tapi menurut konselor diet, Dr. Swathi Reddy, tidak semua buah aman dikombinasikan dalam satu mangkuk.
Dalam wawancaranya yang dikutip dari Health Shots, Dr. Reddy menjelaskan bahwa mencampur berbagai jenis buah—terutama jika dikombinasikan juga dengan sayuran—dapat memicu masalah pencernaan hingga gangguan kesehatan jangka panjang.
“Buah memang sehat, tetapi kombinasi yang tidak tepat bisa menyebabkan fermentasi di lambung, produksi gas berlebih, dan mengganggu penyerapan nutrisi,” jelasnya.
Lalu, kombinasi seperti apa yang sebaiknya dihindari?
1. Melon dan Semangka Dicampur Buah Lain
Segala jenis melon, termasuk semangka, sebaiknya tidak digabung dengan buah lain. Kandungan airnya sangat tinggi dan proses cernanya lebih cepat dibanding buah lain.
Jika dicampur, perbedaan waktu cerna ini bisa memicu fermentasi dalam lambung dan membuat perut terasa kembung. Idealnya, melon dikonsumsi sendiri atau bersama jenis melon lainnya.
2. Buah Berpati dengan Buah Tinggi Protein
Pisang termasuk buah berpati, sementara alpukat, jambu biji, kiwi, hingga aprikot kering tergolong lebih tinggi kandungan proteinnya.
Tubuh memerlukan kondisi asam untuk mencerna protein, dan suasana alkali untuk memecah pati. Jika keduanya dimakan bersamaan, sistem pencernaan bisa “kebingungan” dan memicu rasa tidak nyaman di perut.
3. Buah Asam Dicampur Buah Manis
Jeruk bali, stroberi, apel, delima, dan persik termasuk kelompok buah asam atau sub-asam. Sementara pisang dan kismis tergolong buah manis.
Kombinasi ini disebut-sebut sebagai salah satu yang paling bermasalah karena berpotensi menyebabkan mual, asidosis, sakit kepala, hingga gangguan pencernaan.
4. Pepaya dan Lemon
Meski terdengar segar, perpaduan pepaya dan lemon ternyata tak disarankan. Kombinasi ini disebut dapat memengaruhi keseimbangan hemoglobin dan berisiko menimbulkan anemia, terutama pada anak-anak.
Karena itu, Dr. Reddy menyarankan agar kedua buah ini tidak dikonsumsi secara bersamaan.
Buah dan Sayur Juga Tak Selalu Cocok
Tak hanya sesama buah, kombinasi buah dan sayur juga perlu diperhatikan. Kandungan gula alami pada buah bisa memperlambat proses cerna sayuran.
Sebagai contoh, mengonsumsi jeruk bersama wortel dalam satu waktu bisa membuat perut terasa kurang nyaman bagi sebagian orang.
Pada dasarnya, buah tetap merupakan sumber kalium, vitamin C, asam folat, dan antioksidan yang penting bagi tubuh. Namun pola konsumsi yang tepat tetap diperlukan. Selain menghindari kombinasi tertentu, konsumsi berlebihan juga sebaiknya tidak dilakukan.
Jadi, sebelum membuat semangkuk salad warna-warni, pastikan kombinasi buahnya sudah tepat agar manfaat sehatnya benar-benar terasa, bukan malah jadi bumerang bagi tubuh.




