Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui Kedutaan Besar Amerika Serikat di Bahrain mengeluarkan Peringatan Keamanan (1/3), yang meminta warga negaranya menghindari hotel-hotel di Manama setelah adanya serangan terhadap salah satu hotel di ibu kota Bahrain tersebut.
Kedutaan menyatakan tengah memantau laporan terkonfirmasi bahwa Hotel Crowne Plaza di Manama terkena serangan hari ini dan mengakibatkan korban luka-luka.
“Kami mengimbau warga negara AS di Bahrain bahwa hotel-hotel mungkin menjadi target serangan selanjutnya, dan mendorong warga negara AS untuk menghindari hotel di Manama,” tulis kedutaan.
Dalam peringatannya, otoritas AS menginstruksikan warga untuk segera mencari perlindungan apabila terdengar ledakan keras atau sirene berbunyi. Jika berada di dalam bangunan, warga diminta menuju lantai paling bawah dengan sedikit dinding luar dan jendela, menutup pintu, serta menjauh dari bukaan. Jika berada di luar ruangan dan tidak ada bangunan kokoh, warga diminta tiarap dan melindungi kepala dengan tangan.
Kedutaan juga mengingatkan bahwa meskipun rudal atau drone berhasil dicegat, puing-puing yang jatuh tetap berbahaya. Warga diimbau menjauhi lokasi serangan dan terus memantau informasi resmi.
Untuk keadaan darurat di Bahrain, warga dapat menghubungi nomor 999. Sementara itu, layanan konsuler AS juga dapat diakses melalui nomor dan kanal resmi yang telah diumumkan Kedutaan.
3 Gedung Apartemen Rusak karena Serangan DroneAdapun sebelumnya, tiga gedung apartemen di Manama, Bahrain, dilaporkan rusak akibat serangan drone dan terkena puing-puing dari rudal yang dicegat.
Belum ada keterangan lebih lanjut dari otoritas Bahrain terkait dari mana serangan itu.
"Beberapa gedung apartemen di Manama menjadi sasaran. Pertahanan sipil terus melakukan operasi pemadaman kebakaran dan penyelamatan di lokasi yang terkena dampak," kata Kementerian Dalam Negeri Bahrain, Sabtu (28/2), dikutip dari AFP.
Sebelumnya, Iran telah melakukan serangan balasan di seluruh negara Teluk, termasuk Bahrain, setelah serangan AS dan Israel.
Garda Revolusi Iran telah menargetkan Armada ke-5 AS di Bahrain.
Pada sebuah video yang diunggah Al-Jazeera, asap tampak membubung tinggi di kawasan pelabuhan negara tersebut. Selain itu, sirine juga meraung-raung diiringi imbauan berbahasa Inggris:
"Peringatan-peringatan, segera berlindung, segera berlindung," kata peringatan di video tersebut.





