Pemprov Bengkulu Bangun 172 Kilometer Jalan untuk Perkuat Konektivitas dan Dukung Agenda Nasional

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah Provinsi Bengkulu membangun dan meningkatkan kualitas jalan provinsi sepanjang kurang lebih 172 kilometer pada 2025 melalui program Jalan Mulus dengan alokasi anggaran hampir Rp600 miliar dari APBD 2025.

Anggaran Terbesar Sejak Bengkulu Otonom

Dana tersebut digunakan untuk memulihkan 22 ruas jalan provinsi yang tersebar di sembilan kabupaten dan satu kota.

Alokasi ini menjadi yang terbesar untuk infrastruktur jalan dalam satu tahun sejak Bengkulu menjadi provinsi otonom pada 18 November 1968.

Jalan provinsi berperan sebagai jalur utama distribusi barang, mobilitas warga, akses pendidikan, layanan kesehatan, serta konektivitas sosial dan ekonomi.

Secara geografis Bengkulu berada di pesisir barat Pulau Sumatera dengan garis pantai sekitar 525 kilometer dan bentang alam didominasi Bukit Barisan sehingga konektivitas menjadi tantangan pembangunan.

Infrastruktur jalan dinilai strategis untuk menekan biaya logistik, menjaga daya saing harga barang, serta mempercepat pelayanan publik.

Program ini juga mendukung agenda nasional seperti cetak sawah baru, penguatan koperasi desa, pembangunan sekolah rakyat, serta peningkatan layanan kesehatan.

Target Tiga Tahun dan Dukungan Masyarakat

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyatakan perbaikan jalan dilakukan bertahap dengan kebutuhan anggaran lebih besar dalam tiga tahun ke depan.

"Seluruh jalan kewenangan provinsi akan kita baguskan. Memang tidak bisa tuntas dalam setahun, setidaknya butuh Rp2,5 triliun dalam tiga tahun ke depan. Namun, kita mulai dengan optimisme," ujarnya.

Pada 2026 Pemprov Bengkulu kembali mengalokasikan Rp477 miliar untuk infrastruktur jalan guna mendukung Program Seribu Jalan Mulus.

Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menyelaraskan 21 program unggulan daerah dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto termasuk Universal Health Coverage melalui BPJS gratis, penguatan koperasi dan UKM, serta peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan.

Pengembangan infrastruktur strategis turut mencakup peningkatan Pelabuhan Pulau Baai, Bandara Fatmawati, serta konektivitas kereta api.

Perbaikan jalan di wilayah Air Lang–Desa Apur dan Palak Curup–SP III Karang Baru di Kabupaten Rejang Lebong disambut positif warga karena memperlancar akses kebun dan distribusi hasil panen.

Warga menilai jalan provinsi bukan sekadar hamparan aspal melainkan poros utama aktivitas ekonomi dan mobilitas sehari-hari.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Ancang-ancang Tutup Selat Hormuz Buntut Serangan Israel dan AS
• 21 jam laludetik.com
thumb
IRGC: Rudal Balistik Iran Hantam Kapal Induk USS Lincoln
• 14 menit lalurepublika.co.id
thumb
Pemprov Jatim Buka 54 Posko Aduan Pelayanan THR
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Rahasia Tetap "Glowing" Selama Bulan Puasa
• 7 jam lalukompas.id
thumb
Israel Rilis Daftar Petinggi Iran yang Tewas: Ali Khamenei hingga Komandan IRGC
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.