Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Binjai
Cuaca ekstrem juga berdampak signifikan di Kota Binjai, Provinsi Sumatera Utara, pada Jumat, 27 Februari, sekitar pukul 17.00 WIB. Hujan berintensitas tinggi yang disertai angin kencang memicu kerusakan di sejumlah wilayah kota.
Lima kecamatan terdampak dalam peristiwa ini, yakni Binjai Kota (Kelurahan Kampung Binjai dan Tangsi), Binjai Timur (Kelurahan Dataran Tinggi, Timbang Langkat, dan Mencirim), Binjai Selatan (Kelurahan Rambung Barat dan Rambung Dalam).
Kemudian, Binjai Utara (Kelurahan Cengkeh Turi), serta Binjai Barat (Kelurahan Limau Sundai). Sekitar 22 kepala keluarga terdampak dan masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.
Dari sisi kerugian material, tercatat 22 unit rumah mengalami kerusakan, dengan rincian tiga unit rusak berat, 13 unit rusak sedang, dan enam unit rusak ringan.
Selain itu, satu unit fasilitas ibadah turut terdampak. Pendataan lanjutan masih dilakukan untuk memastikan kebutuhan penanganan dan bantuan bagi warga.
BPBD Kota Binjai telah melakukan assessment di lokasi, berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan untuk pembaruan data, serta mengevakuasi pohon tumbang akibat angin kencang.
Koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Kesehatan Kota Binjai untuk menyiapkan layanan kesehatan dan bantuan obat-obatan bila diperlukan masyarakat.
BPBD turut memantau prakiraan cuaca dan peringatan dini dari BMKG untuk diteruskan kepada warga sebagai langkah antisipasi.
Hingga kini, kondisi di wilayah terdampak masih dalam tahap assessment lanjutan, sementara upaya penanganan terus dilakukan bersama masyarakat guna memastikan keselamatan warga dan mempercepat pemulihan pascabencana.
Editor: Redaksi TVRINews





