Suami di NTT Bacok Istri yang Minta Diantar Melahirkan ke Puskesmas

kumparan.com
12 jam lalu
Cover Berita

Aksi keji dilakukan IL alias Ignas Nasuluan (41), warga Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia tega membacok istrinya Yusnita Bete (41), yang tengah mau melahirkan pada Jumat (27/2).

Peristiwa ini terjadi di kediaman pasangan tersebut di Dusun Raisikun 1, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur. Usai kejadian, Yusnita mengalami luka serius di bagian tangan hingga dilarikan ke Puskesmas.

Kejadian ini berawal saat korban meminta suaminya mengantarnya ke fasilitas kesehatan (Puskesmas) terdekat karena sudah merasakan kontraksi dan sakit perut sebagai tanda akan melahirkan.

Ignas yang baru tiba dari Kota Kupang setelah menjual pisang, rupanya keberatan mengantar istrinya. Ia bahkan menyuruh Yusnita bertahan hingga keesokan hari.

Korban yang sudah tak tahan pun terus mendesak suaminya membawanya untuk bersalin. Karena terus didesak, pelaku naik pitam lalu mengambil parang dan menebas korban.

"Korban berusaha menangkis dengan tangan kiri hingga mengalami luka menganga dan kehilangan banyak darah," kata Kapolres Malaka AKBP Riki Ganjar Gumilar melalui Kasat Reskrim Iptu Dominggus Duran, Minggu (1/3).

Korban yang sedang kesakitan langsung melarikan diri dari suaminya. Ia menyelamatkan diri ke Pos Pengamanan TNI AD yang berada tidak jauh dari rumahnya. Anggota TNI yang mendapati korban saat itu langsung membawa korban ke Puskesmas Namfalus Motamasin, Malaka.

"Namun karena kondisi korban kritis, ia langsung dirujuk ke RSUPP Betun, Kabupaten Malaka," ungkap Dominggus.

Sesampainya di RSUPP Betun, Yusnita langsung menjalani dua operasi sekaligus yaitu operasi sesar untuk melahirkan dan operasi untuk menjahit luka parah pada tangan kirinya akibat pembacokan.

Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di RSUPP Betun pasca operasi sesar dan penanganan luka di tangan kirinya.

"Bayi yang dilahirkan dalam kondisi sehat. Korban belum bisa dimintai keterangan karena luka baru selesai dijahit," ucap Dominggus.

Suami Ditahan Polisi

Sementara Ignas, suami korban, saat ini sudah diamankan polisi setelah peristiwa KDRT ini dilaporkan kakak korban, Yolenta Bete (53), ke Polres Malaka. Polisi mengamankan pelaku yang saat itu berada di RSUPP Betun.

Polisi sudah mengamankan barang bukti berupa sebilah parang yang digunakan dalam KDRT tersebut. Polisi juga sudah memeriksa korban dan beberapa saksi.

“Berdasarkan keterangan pelaku, ia melakukan KDRT secara spontan dan mengaku tidak ada niat melukai korban. Saat itu terlapor dalam keadaan kelelahan setelah kembali dari Kupang,” ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Baznas berikan edukasi keagamaan untuk anak jalanan di Ciputat Tangsel
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Foto: Merekam Tradisi Budaya Yogya dan Solo dengan Xiaomi 17 Berlensa Leica
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Di Balik Gelar Agung Ayatulloh: Siapa Saja yang Berhak Menyandangnya?
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
3 Pemain Timnas Indonesia Bawa Kabar Buruk kepada John Herdman Jelang FIFA Series 2026
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Polisi Bongkar Illegal Logging di Riau, 10 Rakit Kayu Diamankan
• 21 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.