Jakarta, tvOnenews.com - Untuk mendukung konektivitas antardaerah dan mendorong pertumbuhan perekonomian nasional, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meminta keselamatan penerbangan diperkuat dan menjadi prioritas.
Hal ini disampaikannya usai bertemu Chief Executive Officer (CEO) maskapai penerbangan.
"Keselamatan penerbangan adalah bagian dari strategi besar pembangunan bangsa. Keselamatan harus menjadi prioritas utama industri penerbangan nasional," ujarnya, Minggu (1/3/2026).
Dia menegaskan keselamatan penerbangan merupakan prioritas strategis pemerintah.
Menurut dia, keselamatan penerbangan bukan sekadar kewajiban regulasi, tapi juga merupakan mandat negara.
Tanpa keselamatan, kata dia, maka tidak akan ada konektivitas, pertumbuhan ekonomi dan kepercayaan publik.
Apabila keselamatan terganggu, maka distribusi logistik, pariwisata, investasi juga akan ikut terganggu.
Ditambah lagi reputasi Indonesia di mata dunia turut terdampak.
Oleh karena itu, Dudy menegaskan keselamatan penerbangan tidak boleh dipandang sebagai isu teknis semata, tapi sebagai isu strategis yang menyangkut kredibilitas bangsa.
"Keselamatan bukan sekedar pemenuhan regulasi, melainkan komitmen moral dan tanggung jawab hukum. Setiap kebijakan perusahaan harus berpijak pada prinsip bahwa keselamatan adalah prioritas utama,” tegasnya.
Menjelang Lebaran, Dudy mengingatkan akan terjadi peningkatan pergerakan penumpang dan frekuensi penerbangan dalam waktu dekat.
Dia meminta maskapai untuk tidak menurunkan standar keselamatan dengan melakukan pemeriksaan kelaikudaraan, kesiapan awak pesawat, dokumen teknis, prosedur operasional hingga aspek human factor harus dipastikan memenuhi standar.
"Saya meminta para CEO untuk tidak melihat ramp check sebagai beban, melainkan sebagai mekanisme perlindungan bersama," tegasnya. (ant/nsi)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4901305/original/007824300_1721905406-20240725-Rilis_Kominfo-ANG_3.jpg)



