Jakarta (ANTARA) -
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan tidak pulang kampung atau mudik, melainkan menghabiskan masa liburan di Jakarta.
“Idul Fitri ini kami mengambil tema Mudik Ke Jakarta. Kami mengajak semua berlebaran di Jakarta,” kata Pramono di Jakarta, Minggu.
Pramono menjelaskan, bagi yang tidak mudik ke kampung halaman, Pemprov DKI telah menyiapkan sejumlah program khusus yang memudahkan masyarakat untuk menghabiskan masa liburan, misalnya program diskon atau potongan harga bagi warga yang berbelanja di pusat perbelanjaan saat H-1 atau H-2 lebaran.
“Kami berikan diskon mulai dari 50 persen hingga 70 persen nantinya di pusat perbelanjaan bagi warga Jakarta,” kata dia.
Pemprov DKI turut menggratiskan moda transportasi Transjakarta, Mikrotrans, MRT, hingga LRT Jakarta untuk memudahkan masyarakat mengakses seluruh destinasi hiburan atau perbelanjaan di Jakarta.
“Warga dapat memanfaatkan di hari lebaran nanti berjalan-jalan dengan moda transportasi umum dengan gratis,” kata dia.
Pihaknya juga akan berupaya memberikan diskon bagi warga yang menginap di Jakarta selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dengan memberikan diskon khusus bagi hotel-hotel di Jakarta.
Menurut dia warga Jakarta dapat berkomunikasi dengan keluarga di kampung halaman menggunakan ponsel pintar melalui panggilan video.
Ia menambahkan kemajuan teknologi yang ada saat ini harus dimanfaatkan seoptimal mungkin terutama untuk menjalin tali silaturahim dengan keluarga yang ada di kampung halaman.
“Warga bisa video call dengan keluarga seharian penuh,” kata dia.
Pram menilai jika masyarakat tetap di Jakarta di Hari Raya Idul Fitri maka tabungan masyarakat tidak akan habis karena mudik.
Masyarakat tidak lelah harus menempuh jalan puluhan hingga ratusan kilometer untuk ke kampung halaman.
“Mudik menggunakan mobil dan motor tentu melelahkan dan juga menguras tabungan,” kata dia.
Namun, demikian Pemprov DKI juga memfasilitasi warga yang ingin mudik melalui program Mudik Gratis bagi 26.500 orang yang ingin mudik di perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah ini.
“Bagi yang ingin mudik dipersilakan dan jika tidak mudik, maka kami berikan fasilitas tersebut,” kata dia.
Baca juga: Pram ajak warga "Mudik ke Jakarta"
Baca juga: Jakbar verifikasi data 802 peserta mudik gratis Pemprov DKI
Baca juga: Suasana Ramadhan di Jakarta tahun ini dinilai lebih semarak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan tidak pulang kampung atau mudik, melainkan menghabiskan masa liburan di Jakarta.
“Idul Fitri ini kami mengambil tema Mudik Ke Jakarta. Kami mengajak semua berlebaran di Jakarta,” kata Pramono di Jakarta, Minggu.
Pramono menjelaskan, bagi yang tidak mudik ke kampung halaman, Pemprov DKI telah menyiapkan sejumlah program khusus yang memudahkan masyarakat untuk menghabiskan masa liburan, misalnya program diskon atau potongan harga bagi warga yang berbelanja di pusat perbelanjaan saat H-1 atau H-2 lebaran.
“Kami berikan diskon mulai dari 50 persen hingga 70 persen nantinya di pusat perbelanjaan bagi warga Jakarta,” kata dia.
Pemprov DKI turut menggratiskan moda transportasi Transjakarta, Mikrotrans, MRT, hingga LRT Jakarta untuk memudahkan masyarakat mengakses seluruh destinasi hiburan atau perbelanjaan di Jakarta.
“Warga dapat memanfaatkan di hari lebaran nanti berjalan-jalan dengan moda transportasi umum dengan gratis,” kata dia.
Pihaknya juga akan berupaya memberikan diskon bagi warga yang menginap di Jakarta selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dengan memberikan diskon khusus bagi hotel-hotel di Jakarta.
Menurut dia warga Jakarta dapat berkomunikasi dengan keluarga di kampung halaman menggunakan ponsel pintar melalui panggilan video.
Ia menambahkan kemajuan teknologi yang ada saat ini harus dimanfaatkan seoptimal mungkin terutama untuk menjalin tali silaturahim dengan keluarga yang ada di kampung halaman.
“Warga bisa video call dengan keluarga seharian penuh,” kata dia.
Pram menilai jika masyarakat tetap di Jakarta di Hari Raya Idul Fitri maka tabungan masyarakat tidak akan habis karena mudik.
Masyarakat tidak lelah harus menempuh jalan puluhan hingga ratusan kilometer untuk ke kampung halaman.
“Mudik menggunakan mobil dan motor tentu melelahkan dan juga menguras tabungan,” kata dia.
Namun, demikian Pemprov DKI juga memfasilitasi warga yang ingin mudik melalui program Mudik Gratis bagi 26.500 orang yang ingin mudik di perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah ini.
“Bagi yang ingin mudik dipersilakan dan jika tidak mudik, maka kami berikan fasilitas tersebut,” kata dia.
Baca juga: Pram ajak warga "Mudik ke Jakarta"
Baca juga: Jakbar verifikasi data 802 peserta mudik gratis Pemprov DKI
Baca juga: Suasana Ramadhan di Jakarta tahun ini dinilai lebih semarak





