Batu Ini Ungkap Petunjuk Baru Soal Misteri Kehidupan di Bulan

cnbcindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi Bulan

Jakarta, CNBC Indonesia - Batuan dari bulan yang dikumpulkan oleh astronot Apollo lebih dari setengah abad yang lalu mengungkap sudut pandang baru tentang medan magnet bulan yang misterius. 

Beberapa batuan, terutama sampel yang dikembalikan dari misi Apollo NASA, memiliki petunjuk daya magnet bulan yang kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa bulan pernah memiliki medan magnet yang sebanding dengan, atau bahkan lebih kuat dari, Bumi. Interpretasi tersebut menyiratkan bahwa bulan pernah memiliki dinamo internal yang kuat, seperti halnya Bumi saat ini.

Baca: Alasan Astronaut Akhirnya Boleh Bawa HP di Roket

Namun, beberapa ilmuwan berpendapat bahwa karena ukuran bulan relatif kecil, ia akan kesulitan mempertahankan medan yang begitu kuat selama ratusan juta tahun. Teori alternatif mengusulkan bahwa inti bulan hanya menghasilkan medan magnet yang lemah, menunjukkan bahwa hanya dampak asteroid besar yang mungkin untuk sementara memperkuatnya.


Mengutip Space, studi oleh para peneliti Universitas Oxford di Inggris menunjukkan bahwa meskipun medan magnet bulan lemah, medan magnet tersebut menguat dan bahkan melampaui aktivitas magnet Bumi selama periode yang sangat singkat, yaitu 3 miliar hingga 4 miliar tahun yang lalu.

"Sekarang kami percaya bahwa dalam sebagian besar sejarah bulan, medan magnetnya lemah, hal ini sesuai dengan dengan pemahaman kita tentang teori dinamo," kata penulis utama studi, Claire Nichols, seorang profesor di Oxford, dalam sebuah pernyataan.

"Tetapi untuk periode waktu yang sangat singkat - tidak lebih dari 5.000 tahun, atau mungkin juga sesingkat beberapa dekade - peleburan batuan kaya titanium di batas inti-mantel bulan menghasilkan medan yang sangat kuat."

Sampel yang akan diambil oleh para penjelajah bulan di masa depan dalam program Artemis baru NASA diharapkan akan memberikan lebih banyak petunjuk. Empat astronot Artemis diharapkan akan terbang mengelilingi bulan dalam penerbangan uji coba penting, yang akan diluncurkan paling cepat April dari Kennedy Space Center setelah penundaan selama beberapa minggu.


(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Dukung Transformasi Cloud ke AI, Data Center "Wajib" Punya Ini

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jika PT. Agrinas Tetap Melanjutkan Import 105 Ribu Pik Up India, KSPN minta KPK dan BPK Segera Lakukan Audit
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Israel Kembali Serang Iran, Teheran Diguncang Ledakan Hebat dan Timbulkan Kepulan Asap
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
BRI Super League: Persib Bertandang ke Markas Persebaya, Bojan Hodak Lupakan Kekalahan Telak Musim Lalu
• 13 menit lalubola.com
thumb
Prediksi Pakar soal Sosok Penerus Ali Khamenei di Iran
• 23 menit laludetik.com
thumb
‎Rapor 3 Bintang Timnas Indonesia di Eropa: Clean Sheet Perdana Maarten Paes, Jay Idzes Bikin Comeback Gila di Italia
• 33 menit lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.