Majelis Tahlil Peringati Wafatnya Khamenei Digelar di ICC Jaksel

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan militer gabungan Israel dan Amerika Serikat (AS) di Iran. Direktur Islamic Cultural Center (ICC) Jakarta, Prof. Dr. Mohammad Sharifani mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Ali Khamenei.

Hal itu diutarakan Mohammad Shafirani saat acara 'Majelis Tahlil Syahid Sayid Ali Khamenei' di ICC Jakarta, Jakarta Selatan, Minggu (1/3/2026).

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, tidak ada seorang alim wafat maka itu merupakan sebuah kekurangan lubang dalam Islam yang tidak bisa ditutup oleh siapapun juga," ujar Shafirani dalam sambutannya di ICC Jakarta, Minggu (1/3/2026).

Baca juga: Iran Hantam Kapal Induk AS Abraham Lincoln dengan 4 Rudal Balistik

"Saya mengucapkan bela sungkawa yang sebesar-besarnya kepada seluruh kaum muslimin, dan khususnya kepada para pecinta jalan kebenaran, kepada antum semua, kepada hadirin semua yang hadir di tempat ini, yang cinta kepada kebenaran. Semoga Allah terima ucapan bela sungkawa kita," tambahnya.

Dia menyampaikan beberapa poin terkait serangan AS terhadap Iran. Dia mengatakan situasi Iran saat ini merupakan hari berat yang dihadapi.

"Hari-hari ini khususnya di Iran adalah hari-hari yang berat sekali, hari-hari di mana perjalanan revolusi Islam Iran sangat ditentukan. Ini adalah situasi yang paling sulit yang dihadapi oleh revolusi Islam Iran selama ini," jelasnya.

Shafirani menjelaskan apa yang menimpa Ali Khamenei merupakan peristiwa yang menyedihkan bagi jutaan umat manusia. Dia memanjatkan doa atas kepergian Ali Khamenei di bulan Ramadan ini.

"Apa yang menimpa Rahbar (pemimpin tertinggi), apa yang menimpa Imam Ali Khamenei itu adalah sebuah peristiwa yang sangat menyedihkan bagi jutaan umat manusia," jelasnya.

"Jutaan umat manusia menangisi kepergian beliau sambil memanjatkan doa-doa kepada Allah SWT dan sekarang ini, peristiwa ini terjadi di bulan suci, bulan Ramadan," tambahnya.

Baca juga: Khamenei Tewas, Bendera Merah Dikibarkan di Masjid Jamkaran Iran

Dia menjelaskan apa yang terjadi atas gugurnya Ali Khamenei merupakan peristiwa yang menyedihkan. Ali Khamenei adalah sosok yang mewakili front kebenaran.

"Apa yang terjadi dengan gugurnya Rahbar memang peristiwa yang menyedihkan. Syahid Sayid Ali Khamenei adalah sosok yang mewakili front kebenaran melawan front kebatilan," ucapnya.

Sebelumnya, AS dan Israel memulai operasi skala besar pada Sabtu (28/2). Mereka menargetkan fasilitas komando dan kendali Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), lokasi peluncuran rudal balistik dan drone, lapangan terbang militer, dan sistem pertahanan udara Iran.

Bulan Sabit Merah Iran melaporkan serangan gabungan tersebut menewaskan lebih dari 200 orang di Iran dan menyebabkan hampir 750 orang terluka. Serangan tersebut menghantam 24 dari 31 provinsi di Iran.

Komando Pusat AS (Centcom) mengatakan sedang menyelidiki laporan bahwa serangan tersebut menghantam sebuah sekolah perempuan di Iran selatan, yang menurut pejabat Iran menewaskan lebih dari 100 siswi.

Angkatan Udara Israel juga melakukan penerbangan militer terbesar dalam sejarah Pasukan Pertahanan Israel (IDF), dengan lebih dari 200 jet menyerang lokasi rudal Iran dan pangkalan udara IRGC.

IDF menyatakan mereka telah menghantam sistem pertahanan di Iran barat dan tengah. IDF mengklaim bahwa mereka telah menyerang lebih dari 500 target, termasuk peluncur rudal Iran dan sistem pertahanan udara.

Serangan AS dan Israel menewaskan sejumlah petinggi Iran. Salah satunya ialah pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.




(dek/dek)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Udara Teheran
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Imbau Jemaah Indonesia Tunda Umrah
• 10 jam laludetik.com
thumb
Panduan Keselamatan bagi Pengguna "Dokter AI"
• 18 jam lalukompas.id
thumb
Stop Minum Alkohol, Demi Lovato Kini Pilih Air Kaktus Saat Party
• 14 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Wakil Iran di PBB Tegaskan Upaya AS dan Israel Ganti Rezim Langgar Kedaulatan
• 16 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.