Bapenda Bekasi Optimalkan Kinerja untuk Kejar Target Pajak Rp3,8 Triliun

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, KABUPATEN BEKASI, – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengoptimalkan kinerja jajaran mereka untuk mengejar target penerimaan pajak sebesar Rp3,8 triliun tahun ini. Langkah ini diambil untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi Iwan Ridwan mengatakan bahwa petugas pajak telah dikerahkan sejak awal triwulan tahun ini untuk mendistribusikan SPPT PBB-P2. Upaya ini bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun daerah melalui kepatuhan membayar pajak.

"Hingga akhir Februari 2026, realisasi penerimaan pajak daerah mencapai Rp318,94 miliar atau sekitar 8,36 persen dari target," ungkap Iwan Ridwan di Cikarang, Minggu. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini akan terus digenjot melalui kinerja optimal seluruh jajaran.

Bapenda telah menginstruksikan jajaran untuk turun ke lapangan guna mengidentifikasi potensi pajak dan melakukan pendataan faktual. Langkah ini diharapkan dapat memastikan pencapaian target berdasarkan data yang akurat.

Pembayaran pajak daerah saat ini sepenuhnya telah dilakukan secara nontunai melalui transfer ke kas daerah. Hal ini bertujuan memudahkan objek pajak dalam melakukan transaksi pembayaran.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Kami akan memaksimalkan pengelolaan secara transparan karena pajak turut menentukan kemampuan keuangan daerah dalam merealisasikan program pembangunan," tambahnya.

Target penerimaan pajak daerah meliputi pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) sebesar Rp862 miliar, pajak reklame Rp41,66 miliar, serta pajak air tanah Rp14 miliar. Selain itu, target lainnya adalah pajak sarang burung walet Rp2 juta, pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) Rp3 juta, PBB-P2 Rp902 miliar, BPHTB Rp1,274 triliun, serta opsen pajak Rp713 miliar.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Keinginan Prabowo untuk ke Teheran jadi Mediator Dianggap Tak Realistis, Dino: Kenapa Kemlu Tidak Memfilter Dulu
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
KAI Daop 1 Jakarta: 89 Ribu Kursi untuk Mudik Lebaran Periode 11-20 Maret Masih Tersedia
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Antisipasi Banjir di Rel Kereta, Pemerintah bakal Bentuk Satgas Bersama
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Stop Salah Kaprah! Sering Kembung Habis Buka Puasa Bukan Gegara Air Es
• 15 jam lalugrid.id
thumb
Pimpin Apel Program Belida, Herman Deru Perkuat Gerakan Indonesia Asri
• 16 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.