Terpopuler News: Pimpinan Iran Ali Khamenei Meninggal Dunia, Hingga Deretan Gurita Bisnis Dwi Sasetyaningtyas

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Kabar mengenai media pemerintah Iran mengonfirmasi pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia dalam serangan Amerika Serikat dan Israel.

Hingga, deretan bisnis penting Dwi Sasetyaningtyas alumni penerima beasiswa LPDP yang bangga saat anaknya mendapatkan kewarganegaraan asing.

Informasi tersebut merupakan News terpopuler di tvOnenews.com pada Minggu, (1/3/2026). Simak informasinya berikut ini.

Kepala Garda Revolusi Iran Ayatollah Ali Khamenei
Sumber :
  • Office of the Iranian Supreme Leader/WANA (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS
Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia

Media pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia dalam serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah negara tersebut.

Serangan udara yang terjadi pada Sabtu (28/2/2026) dilaporkan menargetkan fasilitas penting serta tokoh-tokoh kunci pemerintah Iran. 

Informasi meninggalnya Ali Khamenei menyebar luas dengan cepat, baik melalui media nasional Iran maupun jaringan media internasional.

Dalam laporan resmi, media pemerintah juga menyebutkan bahwa putri, menantu, hingga cucu Khamenei turut menjadi korban dalam serangan tersebut.

Pemerintah Iran bahkan menetapkan masa berkabung nasional sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya sosok yang telah memimpin negara tersebut selama lebih dari tiga dekade.

Simak berita selengkapnya: Pemimpin Iran Ali Khamenei Dikonfirmasi Tewas, Putri, Menantu, dan Cucu Turut Jadi Korban

 

Foto menunjukkan suasana setelah terjadi serangan di dekat Universitas Teheran, Iran, Sabtu (28/2/2026).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/ Xinhua/tom/am.
Iran Diserang, Palang Merah Internasional Beberkan Data Korban Tewas

Pada Sabtu pagi (28/2/2026), Kementerian Pertahanan Israel mengatakan bahwa pihaknya meluncurkan serangan terhadap Iran dan menetapkan status darurat di seluruh wilayahnya.

Seorang pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan negaranya turut melancarkan serangan terhadap sejumlah wilayah Iran, melalui udara dan laut.

Palang Merah Iran (IRCS) mencatat sedikitnya 201 orang tewas dan 747 lainnya mengalami luka-luka setelah serangan AS dan Israel.

“Sejauh ini, 747 orang luka-luka dan 201 orang meninggal,” ungkap organisasi tersebut, dikutip oleh kantor berita Mehr.

Simak berita selengkapnya: 24 Provinsi di Iran Diserang Rudal Amerika Serikat, Palang Merah Internasional Beberkan Data Korban Tewas Hingga 200 Orang, 747 Orang Luka-luka


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sekjen PBB Desak AS-Israel Hentikan Serangan ke Iran, Risiko Perang Regional Sangat Nyata
• 18 jam lalusuara.com
thumb
Wanita Viral Pembuat Onar di Tempat Makan Diamankan Satpol PP, Terindikasi ODGJ
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Kata Sekjen FIFA Usai Iran Diserang Israel-AS: Kami Pantau Perkembangan
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Cap Go Meh Singkawang akan dihadiri Menteri hingga Dubes Tiongkok
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Bebas dari Penjara, Fariz RM Pulang Sendiri Tanpa Penjemput: Kayak di Film!
• 8 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.