⁠Muncul Nama-nama Calon Penerus Pemimpin Iran Ali Khamenei

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Penerus kepemimpinan Iran menjadi keniscayaan usai pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas akibat serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Siapa saja nama tokoh yang muncul?

Dilansir Al-Jazeera dan CNN, rezim ulama Iran kini menghadapi tantangan mencari pengganti Khamenei setelah kematiannya. Pemimpin veteran yang memerintah dengan tangan besi selama hampir empat dekade ini tidak memiliki penerus yang secara resmi diumumkan.

s defence ministry announced it had launched a " title="Asap mengepul di langit Teheran pada Sabtu (28/2) waktu setempat" data-class="p_img_zoomin" />Asap terlihat di Teheran, Iran, saat awal serangan Israel, Sabtu (28/2/2026). (Photo by ATTA KENARE / AFP)
Baca juga: 6 Hal soal Pemimpin Tertinggi Iran Tewas dalam Serangan AS-Israel

Terkini, sebuah badan terpilih yang terdiri dari 88 ulama senior, yang dikenal sebagai Majelis Pakar, akan memilih siapa yang menjadi penerus Khamenei. Tugas ini hanya pernah dilakukan oleh badan ulama tersebut sekali sejak Republik Islam didirikan pada tahun 1979, yakni ketika Khamenei dipilih secara tergesa-gesa setelah kematian Ayatollah Ruhollah Khomeini lebih dari tiga dekade lalu.

Pemerintah Iran akan berupaya cepat untuk menunjukkan stabilitas di republik tersebut. Para anggota majelis juga disebut segera berkumpul untuk membahas calon-calon yang mungkin sebelum menunjuk pengganti Khamenei.

Baca juga: Korut Kutuk Serangan Terhadap Iran: AS Seperti Gangster

Namun, tidak jelas apakah mereka berani mengambil risiko mengadakan pertemuan mengingat Presiden AS Donald Trump telah bersumpah pengeboman yang menargetkan rezim tersebut akan berlanjut.

Para ahli itu perlu memilih pengganti yang memenuhi kualifikasi yang ditetapkan dalam konstitusi. Pemimpin baru tersebut harus laki-laki, seorang ulama dengan kompetensi politik, otoritas moral, dan loyalitas kepada Republik Islam. Majelis dapat menafsirkan aturan untuk mengecualikan ulama reformis yang mendukung kebebasan sosial yang lebih besar dan keterlibatan dengan dunia luar.




(fca/fca)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Korut: AS Bertindak Layaknya Gangster dalam Serangan ke Iran
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
Pilihan Sulit Pelatih Timnas Indonesia: Maarten Paes atau Emil Audero?
• 2 jam lalubola.com
thumb
Sebut Ada Rekayasa TKP, Peneliti Simpulkan Kurt Cobain Dibunuh
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kisah Kuli Panggul Kayu di Tenda Pengungsian saat Ramadan: Tak Sebahagia Tahun Lalu
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Pemerintah Pastikan Impor Pertanian dari AS USD 4,5 Miliar Tak Pakai APBN
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.