Liputan6.com, Jakarta - Dampak penyerangan Amerika Serikat (AS)-Israel ke Iran, membuat dua jadwal penerbangan internasional di Bandara Internasional Kualanamu pada hari Minggu 1 Maret 2026.
Adapun rute yang dibatalkan adalah rute Kualanamu-Jeddah, kemudian Abu Dhabi-Kulanamu, serta sebaliknya. Hal ini dampak setelah ruang udara atau airspace closed di sejumlah negara Timur Tengah akibat perang tersebut.
Advertisement
Karena hal ini, PT Angkasa Pura Aviasi Bandara Kualanamu bergerak cepat dengan mengeluarkan imbauan resmi. Penumpang, terutama jemaah umrah dan pelaku perjalanan luar negeri, diminta untuk melakukan koordinasi ketat dengan pihak maskapai.
"Ini sifatnya imbauan resmi terkait penutupan ruang udara di sebagian wilayah di luar negeri. Tujuannya agar tidak menjadi kendala teknis bagi penumpang saat tiba di bandara," kata Manager Corsec Corcom PT Angkasa Pura Aviasi, Dedi Alsubur.
Meski terjadi pembatalan pada dua rute tersebut, secara umum operasional di Bandara Kualanamu terpantau tetap berjalan lancar. Area terminal internasional tampak lebih lengang dari biasanya, dan tidak terlihat adanya penumpukan jemaah di area keberangkatan.
Bagi calon penumpang yang memiliki jadwal penerbangan dari Kualanamu dalam waktu dekat, terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
Pertama, lakukan verifikasi dengan memastikan kembali status penerbangan melalui aplikasi atau situs resmi maskapai.
Kedua, lakukan koordinasi langsung dengan menghubungi call center maskapai sebelum berangkat ke bandara guna mengantisipasi pembatalan mendadak.
Ketiga, pantau informasi terbaru melalui kanal media sosial resmi Bandara Kualanamu untuk memperoleh pembaruan terkini.




