Petugas Damkar Diteror Usai Bikin Konten Helm: Saya Tak Pernah Sebut Pelaku Polisi

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com- Anggota pemadam kebakaran Kota Depok, Khairul Umam, menegaskan dirinya tidak pernah menyebut pelaku teror yang dialaminya berasal dari institusi kepolisian.

Penegasan itu disampaikan menyusul beredarnya opini publik yang mengaitkan ancaman terhadap dirinya dengan aparat.

“Yang pertama saya mau ngomong, saya tidak pernah menyebut kalau yang neror saya itu polisi, dari pertama sampai hari ini,” kata Khairul saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2026).

Baca juga: Terungkap, Ini Fakta Peneror Damkar Depok Terkait Konten “Helm”

Khairul menyebut, munculnya asumsi tersebut merupakan penilaian masyarakat yang berada di luar kendalinya.

“Kalau opini di masyarakat ya saya kan emang enggak bisa ngontrol itu ya. Kalau masyarakat mah gitu,” kata dia.

Khairul juga menjelaskan alasan dirinya belum melaporkan ancaman yang diterimanya.

Ia menilai bentuk intimidasi yang terjadi sejauh ini masih melalui pesan pribadi dan belum mengarah pada ancaman fisik langsung.

Menurut dia, pesan yang diterima sebatas penyebutan alamat dan peringatan bernada ancaman tanpa tindakan nyata di lapangan.

“Kenapa enggak lapor, ya saya bilang karena ini ancamannya masih online dan bersifat cuma kayak ngasih alamat gue, gitu-gitu doang, ya saya mah menganggapnya angin lewat aja gitu,” katanya.

Ia menegaskan akan mempertimbangkan jalur hukum apabila menerima ancaman secara langsung dan mengganggu keselamatannya.

“Kecuali jika memang udah kayak apa namanya, offline, yang sampai nyamperin datengin rumah dan segala macamnya, toel-toel fisik segala macam, baru saya bakal lapor gitu,” kata Khairul.

Baca juga: Petugas Damkar Khairul Diintimidasi Usai Konten Helm: Hati-hati Kalau Lagi Kerja

Khairul menyebut ancaman terakhir yang diterimanya masih dari pesan pribadi melalui WhatsApp beberapa waktu lalu.

Hingga kini, ia memastikan belum ada pihak yang mendatangi dirinya secara langsung.

“Terakhir itu sebenarnya yang WhatsApp itu,” katanya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
Diteror Usai Bikin Konten Helm

Khairul Umam mengaku menerima teror setelah mengunggah konten edukasi tentang fungsi helm sebagai alat pelindung kepala.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Skandal Pelatnas Panjat Tebing, DPR dan Menpora Desak Hukuman Berat
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Antisipasi Lonjakan Scam, Komdigi Tertibkan BTS Ilegal Selama Ramadan dan Lebaran 2026
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Reli Sepekan, Perdagangan Saham Tirta Mahakam (TIRT) Dihentikan Sementara di Papan FCA
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Timur Tengah Mencekam, Puluhan Maskapai Ini Batalkan Penerbangan
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jakarta Electric PLN rebut tiket terakhir final four Proliga 2026
• 16 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.