Liam Rosenior Frustrasi Chelsea Kalah di Markas Arsenal, Arteta Bilang Harusnya Dibantai

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, LONDON—Derby London jadi milik Arsenal. Pelatih Chelsea, Liam Rosenior pun sangat kecewa.

Berbicara kepada BBC Radio 5 Live, ia mengeluhkan kelemahan mereka dalam bola mati dan kartu merah.

“Frustrasi. Kecewa. Jika kita tidak memberantas masalah bola mati yang mulai muncul dalam permainan kita dan masalah disiplin kita, maka terlepas dari semua hal baik yang kita lakukan dalam pertandingan, kita tidak akan mendapatkan apa yang ingin kita capai,” tegasnya.

Menurutnya, dua masalah ini harus mereka selesaikan. “Ini adalah sesuatu yang perlu kita atasi. Ada beberapa masalah fokus dan konsentrasi yang harus kita atasi. Kami berlatih bola mati sepanjang minggu dan, sebagai manajer, itu membuat kekalahan ini semakin sulit diterima,” keluhnya.

“Kami tahu salah satu kekuatan terbesar Arsenal adalah itu. Ini harus dihentikan. Terlepas dari semua itu, saya lelah harus tampil – kami telah mengalami satu penampilan sulit melawan Burnley, yang seharusnya kami menangkan. Melawan Leeds, kami bermain sangat bagus, dan kami memberikan dua gol kepada lawan. Hari ini, bermain tandang melawan Arsenal dan tampil seperti yang telah kami lakukan di sebagian besar pertandingan – memberikan dua gol kepada lawan sungguh sangat mengecewakan,” lanjutnya.

Ia kemudian membahas kartu merah Neto di menit 70. “Ceritanya sama. Dua hal – siapa pun yang menonton pertandingan ini atau dua pertandingan sebelumnya, ada dua hal yang harus kami tingkatkan. Yaitu disiplin dan pertahanan bola mati, dan jika kami dapat melakukan itu, maka kami masih dapat menjalani musim yang sangat, sangat baik,” ujarnya.

Bertolak belakang, Manajer Arsenal, Mikel Arteta yang berbicara kepada Sky Sports menyampaikan rasa bahagia. Ia menyebut mereka mestinya bisa membantai Chelsea.

“Kemenangan besar, saya sangat senang. Untuk sebagian besar waktu, tim bermain dengan sangat baik, seharusnya selisih gol lebih besar di babak pertama. Momen ketika kami kebobolan sangat menyakitkan, tetapi kualitas Chelsea,” katanya.

“Setelah kartu merah mereka, seharusnya kami bisa mengatasi situasi itu dengan lebih baik, tetapi kita akan membicarakannya besok,” lanjutnya.

Ia tak menutup mata pada kualitas Chelsea. “Mereka memiliki kualitas yang sangat tinggi, bahkan ketika mereka menggunakan kiper, mereka bisa keluar dari situasi sulit dengan 10 pemain. Kami tidak beradaptasi dengan baik, terkadang kita menganggap remeh sesuatu. Ada sesuatu yang perlu diperbaiki di sana,” katanya.

“Mereka [Chelsea] memiliki pemain yang dapat menempati berbagai ruang – Cole [Palmer] dapat bermain sebagai false nine dan menempati ruang-ruang ini, dia hanya membutuhkan satu meter persegi untuk berputar dan mengaktifkan pemain. Mereka memiliki kualitas, kepribadian yang kuat, mereka benar-benar terlatih dengan baik. Mereka sangat bagus dalam berputar di ruang sempit, Caicedo, Enzo [Fernandez], Cole. Sungguh mengesankan, mereka tim papan atas,” tandasnya. (amr)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Asido Hutabarat: Advokat yang Beri Bantuan Hukum Gratis Pasti Diberkati
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Garuda Tunda Penerbangan ke Qatar Imbas Konflik Timur Tengah
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
BPS Catat Inflasi Februari 2026 0,68 Persen, Efek Harga Emas
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Setelah 2 Plh, Kini Kapolri Tunjuk AKBP Mubiarto Banu Jabat Kapolres Bima Kota
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Prudential Syariah Raih Premi Iuran Rp2,9 Triliun Hingga Kuartal III 2025
• 22 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.