Tampang Bandar Boy Penyetor Rp 1,8 M ke AKBP Didik yang Diburu Bareskrim

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Polisi masih memburu bandar narkoba lain di jaringan eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, yakni A. Hamid alias Boy. Ia telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dalam dokumen DPO tersebut disebutkan Boy merupakan residivis kasus narkoba. Ia pernah divonis 6 bulan panjara karena penyalahgunaan narkotika golongan I pada 29 Juli 2021.

Boy merupakan pria asal Bima yang memiliki tinggi badan sekitar 171 cm. Ia berbadan gemuk, rambut hitam bergelombang, kulit sawo matang. Matanya bulat, muka lonjong dan alis tebal.

Boy diburu berdasarkan keterangan eks Kasatresnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi, yang kini menjadi tersangka kasus narkoba. Dalam keterangannya kepada polisi, Malaungi mengatakan Boy memberikan uang Rp 1,8 miliar sebagai bentuk atensi. Uang itu kemudian diserahkan kepada AKBP Didik.

Selain Boy, DPO juga diterbitkan untuk tersangka lain bernama Satriawan alias Dae Awan. Ia juga bagian dari jaringan narkoba AKBP Didik.

Awan memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 160 cm, gigi atas ompong 1 di depan, kulit putih, rambut pendek beruban dan agak botak. Ia juga memiliki bekas luka berukuran besar di kaki.

"DPO atas nama A. Hamid alias Boy dan DPO atas nama Satriawan alias Awan, saat ini dilakukan pencarian dan pengejaran bersama oleh petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan Ditresnarkoba Polda NTB," kata Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangannya, Senin (2/3).

Adapun AKP Malaungi dan AKBP Didik telah dipecat dari Polri. Keduanya kini ditetapkan sebagai tersangka narkoba. Kasus pidananya tengah berjalan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Peringatkan Rezim Iran: Letakkan Senjata atau Mati 
• 32 menit laluerabaru.net
thumb
Pemerintah Ingatkan Maskapai Nasional Waspada Konflik AS-Israel dengan Iran
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
Tak Boleh Dilewatkan, Ini pentingnya Micellar Water saat Membersihkan Wajah
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Try Sutrisno Dirawat di RSPAD Sejak 16 Februari Sebelum Wafat
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Gratifikasi yang Tak Cukup Berhenti di Parsel
• 7 menit lalukompas.id
Berhasil disimpan.