Militer Israel meluncurkan serangan skala besar ke pusat kota Teheran, Iran, pada Senin (2/2). Ini merupakan serangan terbaru Israel sejak meluncurkan operasi militer terhadap Iran pada Sabtu (28/2).
“Angkatan Udara Israel memulai gelombang tambahan terhadap rezim teror Iran di pusat kota Teheran,” kata militer Israel, seperti dikutip dari AFP.
Serangan Israel yang dimulai sejak akhir pekan lalu disebut dibantu oleh sekutu dekatnya, Amerika Serikat (AS). Serangan tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan sejumlah komandan militer.
Presiden AS Donald Trump mengeklaim serangan itu ditujukan untuk memastikan Iran tidak membangun senjata nuklir.
“Serangan militer akan terus berlanjut sampai semua tujuan tercapai,” kata Trump.
Adapun Iran menegaskan akan membalas dendam atas serangan yang menimpa negara mereka. Mereka menyatakan, membalas serangan adalah kewajiban dan hak sahnya.





