Panglima TNI Agus Subiyanto hingga Menko Airlangga Melayat ke Rumah Duka Try Sutrisno

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melayat ke rumah duka Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi, Agus tiba di sekitar pukul 10.05 WIB.

Dia terlihat memakai seragam TNI bercorak hijau dan langsung masuk ke rumah duka.

Sebelum Agus Subiyanto, sejumlah pejabat dan tokoh publik sudah terlihat melayat lebih dahulu.

Mereka adalah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Dewan Penasehat Presiden, Wiranto hingga Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Baca juga: Try Sutrisno Dirawat di RSPAD Sejak 16 Februari Sebelum Wafat

Berdasarkan informasi yang diterima, Try Sutrisno meninggal dunia di RSPAD pada pukul 06.58 WIB tadi.

Rencananya, jenazah Try akan disholatkan di Masjid Sunda Kelapa.

Nantinya, dia akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.

Menurut rencana, jenazah akan dimandikan di rumah duka RSPAD dan dibawa ke rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat, untuk disemayamkan.

Profil Try Sutrisno

Try Sutrisno sendiri adalah Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia saat mendampingi Presiden Soeharto, tepatnya pada 1993-1998.

Baca juga: Cerita Yusril Kerap Siapkan Teks Pidato untuk Try Sutrisno Saat Masih Jabat Wapres

Ia lahir pada 15 November 1935 di Surabaya, Jawa Timur dan termasuk salah satu Wakil Presiden Indonesia yang berasal dari golongan militer.

Try Sutrisno kemudian diterima menjadi taruna di Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad) pada 1956.

Adapun Try Sutrisno sudah mengenal Pak Harto di masa Operasi Pembebasan Irian Barat pada 1962.

Singkat cerita pada 1974, ia terpilih menjadi ajudan Presiden Soeharto.

Pada Agustus 1985, pangkat Try Sutrisno naik menjadi Letnan Jenderal TNI sekaligus diangkat menjabat Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) mendampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) saat itu Jenderal TNI Rudhini.

Baca juga: Jejak Karier Try Sutrisno dari Ajudan Soeharto hingga Jadi Wapres ke-6 RI

Tak lama menjabat sebagai Wakasad, pada Juni 1986 atau sepuluh bulan sejak diangkat menjadi Wakasad, Try pun kemudian diangkat menjadi Kasad menggantikan Rudhini.

Selanjutnya, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 1992-1997 memilih Try Sutrisno menjadi Wakil Presiden mendampingi Soeharto melalui Sidang Umumnya pada 1993.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Pada 1998 tugasnya sebagai wakil presiden berakhir dan digantikan oleh BJ.

Habibie dalam Sidang Umum MPR.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
DJKA Sediakan Angkutan Motor Gratis dengan Kereta, Ini Rute & Pendaftarannya
• 2 jam laludetik.com
thumb
Gelar Serap Aspirasi, Misbakhun Ajak Konstituen Sukseskan KDMP dan MBG
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Selat Hormuz Ditutup: Bagaimana Prospek Saham Pelayaran SMDR, BULL, hingga HUMI?
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Profil Try Sutrisno, Mantan Ajudan Soeharto yang Jadi Panglima TNI hingga Wakil Presiden
• 4 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.