Pemotor Nekat Lawan Arah di Jalan Raya Bekasi, Abaikan Bahaya Truk Besar

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pengendara sepeda motor nekat melawan arus di Jalan Raya Bekasi dari arah Bekasi menuju Pulogadung, Jakarta Timur, pada Senin (2/3/2026).

Berdasarkan pantauan Kompas.com sekitar pukul 10.40 WIB, beberapa pengendara tetap melintas melawan arus meski jalur tersebut dilalui truk-truk besar.

Aksi itu dinilai membahayakan keselamatan, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

Baca juga: Rano Karno Umrah di Tengah Gangguan Penerbangan Imbas Konflik AS-Israel Vs Iran

Sementara itu, arus lalu lintas dari Pulogadung menuju Bekasi terpantau lancar. Kondisi berbeda terlihat di arah sebaliknya yang cukup padat.

Ali (59), warga yang tinggal di sekitar lokasi, mengatakan aksi melawan arus kerap terjadi pada jam sibuk pagi hari.

"Lawan arah itu biasanya pagi pas mau kerja, dari dulu pasti (lawan arah) kalau dilihat banyak truk gede sih bahaya banget buat pengendara," kata Ali di Jalan Raya Cakung, Senin (2/3/2026).

Ia mengaku kerap menyaksikan kecelakaan yang melibatkan pengendara lawan arus dengan pengguna jalan di jalur yang benar.

"Kecelakaan, pernah saya lihat itu tapi anehnya lebih galak yang salah, makanya saya pisahin aja biar jangan di tengah jalan ribut, sering juga saya bantu orang yang jatuh," ungkapnya.

Hal senada disampaikan Tuti (45), pedagang di sekitar Jalan Raya Bekasi. Ia menilai, pelanggaran tersebut umumnya terjadi pada pagi hari saat arus dari Bekasi menuju Pulogadung mengalami kemacetan.

Baca juga: Mahasiswa PNJ yang Teriaki Polisi Saat Demo Tak Terdaftar dalam Rombongan Aksi

"Kalau pagi, kalau siangan sudah jarang, itu lawan arah juga kalau macet yang dari arah Bekasi ke Pulogadung," jelas Tuti saat ditemui, Senin.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia menambahkan, pengendara kerap “kucing-kucingan” dengan petugas yang berjaga.

"Petugas kadang ada kok, tapi ya pas petugas dishub atau polisi enggak ada ya lawan arus lagi, kalau siang biasanya sedikit," jelasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Buka Puasa Wilayah Bali Hari Ini, Senin 2 Maret 2026
• 26 menit lalubisnis.com
thumb
Erdogan dan Mohammed bin Salman Bahas Krisis Regional
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pelatih Persik Dukung Ezra Walian Kembali Membela Timnas Indonesia
• 2 jam lalubola.com
thumb
Konflik Timur Tengah, DPR Minta Pemerintah Mitigasi Jamaah Umrah di Negara Transit
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Wapres ke-6 Try Sutrisno Tutup Usia
• 3 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.