Ayah Sempat Chat Ibu Kandung Sebelum Nizam Tewas: Maaf Kalau Umurnya Gak Panjang

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Kuasa Hukum ibu kandung bocah yang tewas usai dianiaya ibu tiri di Sukabumi Nizam Safei, Mira Widyawati, mengungkap beberapa hari sebelum Nizam tewas, sang ayah, Anwar Satibi sempat mengirim chat ke ibu kandung Nizam, Lisnawati.

Hal itu Mira ungkap dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi III DPR RI, Senin (2/3).

Ia mengatakan, chat itu dikirim pada 15 Februari 2026 atau tiga hari sebelum Nizam meninggal dunia.

“Chat-nya itu isinya bahwa ini anaknya sakit katanya, dalam Bahasa Sunda, Pak. Tapi kalau diterjemahkan begitu. Terus kata klien kami, ‘Apa sudah dibawa ke dokter?’, ‘Belum’ katanya gitu. ‘Kenapa?’, ‘Nggak ada waktu’, begitu,” tutur Mira.

“Kemudian lanjut ada lagi WhatsApp selanjutnya, ‘Minta maaf ya kalau misalnya anak ini tidak ada... panjang umur. Minta maaf dan mungkin akan dimakamkan di makam keluarga ini namanya, dekat makam bapaknya atau kakek dia,” tambahnya.

Tak lama, Lisnawati mendapat kabar bahwa Nizam sudah dalam kondisi kritis. Pada hari Nizam tewas, sang ibu sempat datang ke rumah sakit.

“Dan pada hari anak ini meninggal, baru bapaknya chat lagi. Dia sudah betul-betul koma gitu di ICU. Dia bilang ini anaknya sakit udah parah, intinya begitu. ‘Sakit apa?’ kata klien saya, ‘Paru-paru.’ Nah, kemudian klien saya beserta keluarga ke sana, ke rumah sakit yang dimaksud, ternyata sampai sana sudah meninggal,” jelas Mira.

Selain chat, sejumlah video diterima oleh Lisnawati, Nizam yang dikirim dari Anwar Satibi. Dalam sebuah video yang ditayangkan, tampak Nizam sudah terkulai lemas dengan beberapa luka di sekujur tubuhnya.

Di dalam video yang direkam ibu tirinya, Teni Ridha Shi (47 tahun), Nizam meminta kepada Teni untuk mematikan lampu, namun Teni malah meminta Nizam untuk istigfar.

“Jadi ini yang merekam ibu tirinya, kemudian ibu tirinya kirim ke suaminya, suaminya kirim ke Ibu Lisna. Dalam kondisi begini... nah anak ini dia bilang tolong matikan lampu, serab... apa... terlalu terang begitu. Tapi kata ibu tirinya istigfar-istigfar aja gitu,” ucap Mira.

Video-video Nizam itu sontak memancing respons dari Komisi III DPR RI. Ketua Komisi III, Habiburokhman, tampak tak kuat melihat video-video itu hingga beberapa kali menutupi matanya.

“Sudah Pak... sudah, sudah nggak kuat ya? Iya, cukup ya?,” ucap dia.

Dalam kasus ini, Teni sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Sukabumi.

Saat ini, rapat masih berlangsung. Rapat juga dihadiri oleh KPAI, LPSK, dan Kapolres Sukabumi AKBP Saiman.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolres Sukabumi di DPR: Ibu Tiri Sempat Tak Mengaku Aniaya Nizam Syafei
• 36 menit lalusuara.com
thumb
Wiranto: Try Sutrisno adalah Negarawan yang Paripurna
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Timur Tengah Memanas, Komisi I DPR Dorong RI Perkuat Komunikasi Diplomatik
• 11 jam laludetik.com
thumb
Jadi Ancaman Serius, BGN Diminta Perketat Standar Ketersediaan Air Bersih dan Sehat
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Muncul Fenomena Banyak Penjual Mendadak Bermunculan di Mal, Ada Apa?
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.