Gelombang Tinggi, ASDP Ferry Kupang Hentikan Sementara Operasional 4 Rute Pelayaran

metrotvnews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Kupang: PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang menghentikan sementara operasional di sejumlah rute pelayaran di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap cuaca buruk yang melanda perairan setempat.

Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang, Ramlan Iyang membenarkan penutupan tersebut. Menurutnya, kebijakan ini berlaku mulai Senin hingga Kamis, 5 Maret mendatang.

"Ya benar. Beberapa rute pelayaran kita tutup dampak cuaca buruk, mulai hari ini hingga Kamis," kata Ramlan di Kupang seperti dilansir Antara, Senin, 2 Maret 2026.

Sejumlah rute pelayaran yang ditutup meliputi lintasan panjang yang melewati perairan dengan potensi gelombang tinggi, yaitu rute Kupang–Larantuka, Kupang–Lembata, Kupang–Kalabahi, serta Kupang–Rote. Sementara itu, rute pendek seperti Kupang–Hansisi di Pulau Semau masih tetap dibuka karena tidak terlalu terdampak cuaca buruk.

Ramlan menambahkan, Kesyahbandaran Kelas III Kupang juga telah mengeluarkan surat edaran imbauan dengan nomor UM.006/114/KSOP Kupang-2026.
 

Baca Juga :

Waspada Hujan Lebat hingga Petir, Ini Prediksi Cuaca Kota Besar Senin 2 Maret 2026



Surat tersebut ditujukan kepada seluruh operator kapal, nakhoda, penumpang, dan awak kapal. Isinya meminta agar pelayaran ditunda beberapa hari ke depan sambil terus memantau perkembangan cuaca. Pelayaran baru dapat dilakukan kembali setelah kondisi dinyatakan aman.

Bagi kapal besar yang dinilai cukup aman untuk berlayar, nakhoda dan operator diimbau tetap memastikan kapal memenuhi persyaratan keselamatan.

Hal itu termasuk melampirkan surat pernyataan nakhoda dan memastikan pemantauan kondisi cuaca sekurang-kurangnya enam jam sebelum mengajukan permohonan penerbitan surat persetujuan berlayar (SPB). Selain itu, alat-alat keselamatan harus selalu tersedia, terpasang dalam kondisi baik, dan mencukupi kapasitas penumpang.


Ilustrasi Medcom.id

Kebijakan ini sejalan dengan peringatan dini yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Sebelumnya, BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai gelombang laut dengan ketinggian mencapai empat meter di perairan NTT pada periode yang sama.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Yandri Anderudson Tungga, menjelaskan gelombang setinggi 2,5 hingga 4,0 meter berpeluang terjadi di sejumlah titik rawan.

Wilayah tersebut meliputi Selat Sape bagian Selatan, perairan Selatan Flores, perairan Selatan Alor-Pantar, Selat Sumba bagian Barat, Laut Sawu, Selat Ombai, perairan Selatan Sumba, perairan Utara Sabu-Raijua, perairan Selatan Sabu-Raijua, perairan Utara Timor, perairan Utara Kupang-Rote, serta perairan Selatan Timor-Rote.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia Jadi Semangat Operasi Ketupat 2026
• 22 jam laludetik.com
thumb
Tips Memilih Jaringan Wifi di Kota Dumai yang Cepat dan Stabil untuk Rumah
• 16 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Pramono Saat Buka Bersama MKB: Saya Ingin Jakarta Punya Jiwa-Roh Betawi
• 54 menit lalukumparan.com
thumb
Masih Ingat Pungky Afriecia? Eks Bidadari Jakarta Electric PLN yang Memutuskan Pensiun di Puncak Popularitas, Begini Kabarnya
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Putin Sebut Pembunuhan Khameini adalah Pelanggaran Moral dan Hukum Internasional
• 16 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.