Lebih dari 30% Persen Siswa SMA Kecanduan Gim, Komdigi Luncurkan DARA

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti tingginya angka kecanduan gim di kalangan remaja Indonesia.

Berdasarkan sejumlah penelitian, lebih dari 30 persen siswa SMA masuk dalam kategori adiksi gim tingkat sedang hingga berat.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengungkapkan, angka tersebut berada di kisaran 33 hingga 39 persen pada sampel tertentu.

"Penelitian-penelitian menunjukkan siswa SMA di Indonesia sekitar 33 persen hingga 39 persen dalam sampel tertentu, masuk dalam kategori kecanduan tingkat sedang hingga berat," ungkap Meutya dalam acara peluncuran layanan DARA, Jumat (27/2/2026).

Meutya mengatakan, industri gim adalah salah satu ekosistem yang menjadi tanggung jawab Komdigi.

Melihat kekhawatiran para orang tua terhadap perubahan perilaku anak akibat gim daring, Komdigi meluncurkan layanan Digital Addiction Response Assistance (DARA) di Sarinah, Jakarta Pusat.

Layanan ini dirancang sebagai ruang konsultasi yang aman dan privat bagi anak maupun keluarga, yang menghadapi persoalan kecanduan digital.

Platform DARA disiapkan sebagai teman bercerita sekaligus wadah konsultasi pribadi.

Anak-anak maupun orang tua dapat mencari pertolongan tanpa rasa takut dihakimi.

Layanan ini dapat diakses melalui laman https://adiksi.igrs.id/ maupun melalui WhatsApp Indonesia Game Rating System (IGRS) di nomor 0811806860.

Meski demikian, Meutya menegaskan pemerintah tidak memandang gim sebagai hal yang sepenuhnya negatif.

Industri gim dinilai mampu mendorong kreativitas dan inovasi generasi muda.

Namun, negara tetap perlu hadir ketika paparan berlebihan menimbulkan dampak buruk.

"Kita meyakini gim membantu kita sebagai manusia menjadi kreatif."

"Karena itu, Kemkomdigi tetap mendukung industri gim," tuturnya.

Komdigi mengharapkan dengan adanya DARA, anak-anak yang kecanduan gim bisa sadar dan datang dengan sendirinya, untuk mencari pertolongan atas kecanduan mereka terhadap gim.

"Kita harapkan dengan layanan ini anak-anak bisa datang dengan sendirinya untuk mencari pertolongan atau bantuan terhadap adiksi mereka terhadap games," harap Meutya.

Baca Juga: Kemkomdigi Luncurkan DARA, Layanan Konsultasi untuk Atasi Kecanduan Gim pada Anak

Melalui peluncuran DARA, pemerintah menegaskan komitmennya dalam menciptakan ruang digital yang aman dan ramah anak.

Layanan ini diharapkan menjadi solusi konkret bagi keluarga, yang selama ini kebingungan mencari tempat konsultasi terkait adiksi digital. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMKG Juanda Rilis Peringatan Cuaca Ekstrem 1-10 Maret 2026, Sejumlah Wilayah Jawa Timur Waspada
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Cek Fakta: Benarkah 8.000 Pasukan RI Dikirim untuk Duduki Palestina?
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Viral di Medsos, Ojol Kejar Pelaku Tembakan Senapan Mainan di Gowa
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah Jatuh pada 20 Maret 2026
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Makin Mahal! Harga Beras Grosir & Eceran Kompak Naik Februari 2026
• 1 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.