Dua Kali Ambruk, Tenda Pasar Wadai Disorot Tak Layak, Disdag Janji Evaluasi Total

eranasional.com
7 jam lalu
Cover Berita

‎Palangka Raya, ERANASIONAL.COM – Sebanyak tujuh tenda pedagang di kawasan Pasar Wadai Ramadhan Jalan Ais Nasution, Kota Palangka Raya, roboh akibat angin kencang yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, Minggu malam.

‎Salah satu pedagang, Mariana (53), mengatakan tenda roboh saat hujan deras disertai angin. Bahkan, menurutnya, kejadian serupa sudah dua kali terjadi.

‎“Sekitar jam setengah sepuluh malam tadi kejadiannya. Sudah dua kali dibenahi, tapi roboh lagi. Memang karena angin kencang sama hujan deras,” ujarnya saat memberi keterangan kepada eranasional.com, Senin (2/3/2026) siang.

‎Dari pendataan di lapangan, sedikitnya tujuh lapak terdampak, dengan beberapa di antaranya mengalami kerusakan cukup parah. Beruntung, saat kejadian sebagian besar pedagang sudah pulang sehingga tidak ada korban.

‎Mariana menyebut kondisi tenda sebenarnya sudah tidak layak digunakan. Ia mengaku pedagang sebelumnya sudah pernah menyampaikan harapan agar tenda diganti dengan yang lebih kokoh.

‎“Sebenarnya sudah nggak layak lagi. Tahun kemarin juga sudah disampaikan kalau bisa diganti saja,” tuturnya.

‎Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, saat dikonfirmasi via telepon WhatsApp membenarkan adanya tujuh tenda yang terdampak angin ribut.

‎“Dari laporan di lapangan, sekitar tujuh tenda terdampak angin ribut sekitar jam 10 malam. Saat ini kawan-kawan sudah dalam tahap perbaikan karena pedagang tetap ingin berjualan,” ujarnya samsul rizal

‎Ia berharap proses perbaikan bisa segera rampung agar pedagang dapat kembali berjualan seperti biasa.

‎“Tadi saya minta diupayakan supaya sore ini sudah bisa digunakan lagi untuk berdagang. mudah-mudahan timnya ditambah dan bisa selesai hari ini,” tandasnya.

‎Terkait kondisi tenda yang dinilai sudah lama dan kurang layak, Samsul menjelaskan bahwa tenda tersebut merupakan sistem sewa.

‎“Tenda itu kan disewa, jadi bukan aset tetap pemerintah. Mungkin dari situ juga menjadi pemasukan untuk kegiatan ke depan,” jelasnya.

‎Samsul Rizal menambahkan, kejadian sebelumnya berbeda penyebabnya.

‎“Kalau dulu bukan karena angin. yang ini memang murni karena angin kencang,” ucapnya.

‎Meski begitu, pihaknya memastikan akan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang selama pelaksanaan Pasar Wadai Ramadhan berlangsung.

‎Sementara itu, pedagang terdampak berharap ke depan ada perhatian lebih terhadap kualitas tenda, mengingat kegiatan ini berlangsung selama satu bulan penuh dan menjadi sumber penghasilan utama mereka selama Ramadhan.

Reporter : Zailani


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Akses JPO Sarinah Dikeluhkan, Trotoar Akan Diperlebar
• 49 menit lalukumparan.com
thumb
Jenazah Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Dimakamkan di TMP Kalibata, Presiden Prabowo Pimpin Upacara Militer
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Jateng Akselerasi Pemanfaatan EBT di KITB
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Blaaar, Rumah Warga Ponorogo Hancur Diduga karena Petasan, 1 Tewas, 1 Orang Luka Parah
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Legislator Minta KBRI Ambil Langkah Darurat untuk Lindungi Jemaah Umrah di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah
• 15 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.