Kapolri Paparkan Skema Pengamanan Mudik 2026: Proyek Konstruksi Distop Sementara

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan strategi pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, Senin (2/3).

Dalam paparannya, Kapolri menjelaskan sejumlah langkah yang akan diterapkan guna memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat selama periode mudik.

Salah satu kebijakan yang disiapkan adalah pembatasan operasional angkutan barang selama periode arus mudik dan balik. Kebijakan teknis lebih rinci akan dijelaskan oleh Menteri Perhubungan, termasuk pengaturan sistem rekayasa lalu lintas yang akan digunakan.

"Nanti mungkin dari Menhub juga akan lebih mendetailkan, namun paling tidak di dalamnya mengatur tentang pembatasan operasional angkutan barang, sistem rekayasa yang akan kita gunakan, termasuk pengaturan di pelabuhan-pelabuhan penyeberangan yang ada," jelas Kapolri saat rakor.

Selain itu, pengaturan juga akan diberlakukan di pelabuhan-pelabuhan penyeberangan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan dan penumpang.

Kapolri juga menyampaikan, proyek konstruksi di sekitar jalur mudik akan dihentikan sementara selama periode arus mudik dan balik untuk mencegah hambatan lalu lintas.

Langkah lain yang disiapkan adalah pengalihfungsian 48 unit pelaksana penimbangan kendaraan menjadi tempat istirahat sementara bagi pemudik, khususnya di jalur arteri. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan pengemudi.

"Juga mengatur tentang pengerjaan proyek konstruksi di sekitar jalur untuk dihentikan sementara, dan mengalihfungsikan 48 unit pelaksana penimbangan kendaraan untuk digunakan sebagai tempat istirahat bagi pemudik khususnya di jalur-jalur arteri," jelas Sigit.

Terkait pengendalian operasional kendaraan barang, Kapolri menegaskan bahwa mekanisme teknis akan dijabarkan lebih lanjut oleh Kementerian Perhubungan.

Upaya tersebut merupakan bagian dari sinergi lintas sektoral guna memastikan pelaksanaan mudik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar.

Arus Mudik dan Arus Balik

Di kesempatan yang sama, Kapolri juga menyampaikan prediksi puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Akan ada 2 gelombang puncak arus mudik dan arus balik.

"Prediksi puncak arus mudik, ini kemungkinan terjadi di tanggal 14 sampai dengan 15 Maret. Kemudian kita juga pemerintah melaksanakan WFH, biasanya antara tanggal 16 dan 17. Sementara prediksi puncak arus mudik kedua ada di tanggal 18-19 Maret," kata Kapolri.

Puncak mudik tahun ini datang bersamaan dengan Hari Raya Nyepi. Sehingga memerlukan adanya pengaturan penyeberangan antara Jawa Timur dengan Bali untuk menghormati hari besar keagamaan tersebut.

Sementara Lebaran dan curi bersama akan dilaksanakan mulai tanggal 20 hingga 24 Maret 2026.

"Kemudian prediksi puncak arus balik yang pertama di tanggal 24 dan 25 Maret. Prediksi puncak arus balik kedua 28 sampai 29 Maret. Dan bila diperlukan, tentunya Polri akan melaksanakan operasi lanjutan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan," kata Kapolri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
31 Tewas Akibat Serangan Udara Israel di Lebanon
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kovac Sebut Dortmund Kurang Beruntung Dikalahkan Bayern
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
AS-Israel Luncurkan Serangan Udara ke Rumah Sakit di Teheran
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Soal THR PPPK Paruh Waktu, Wali Kota Bandung Belum Berani Janji
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Kunjungi Desa Parit Baru, Mendagri dan Menteri PKP Pastikan Program Penanganan Kumuh Tepat Sasaran
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.