Jakarta, tvOnenews.com – Inter Milan mencoba bangkit dari kekecewaan usai tersingkir dari Liga Champions. Di tengah suasana yang belum sepenuhnya pulih, Yann Sommer tampil sebagai sosok yang berbicara jujur tanpa mencari kambing hitam.
Kiper veteran asal Swiss itu memberikan evaluasi yang tenang namun tegas. Baginya, tidak ada alasan yang bisa membenarkan kegagalan Inter melangkah lebih jauh di kompetisi elite Eropa tersebut.
Sommer menyampaikan pandangannya setelah Inter menundukkan Genoa dengan skor 2-0. Kemenangan itu setidaknya menjadi obat sementara setelah luka akibat kekalahan dari Bodo/Glimt.
Menurutnya, laga kontra Genoa memiliki arti penting secara mental. Inter membutuhkan respons cepat untuk menunjukkan bahwa mereka tidak larut dalam kekecewaan.
“Itu adalah pertandingan yang sangat penting bagi kami setelah kekalahan melawan Bodo,” ujar Sommer kepada RAI Radio Uno. Ia menyamakan situasi tersebut dengan respons tim usai kalah pada leg pertama sebelumnya.
Ia menilai tim tampil solid sepanjang pertandingan melawan Genoa. “Tim bermain dengan baik, kami bertahan dengan kuat dan mengontrol pertandingan selama 90 menit. Saya sangat senang,” katanya.
Namun, ketika membahas kegagalan di Liga Champions, nada bicaranya berubah lebih reflektif. Sommer tidak menampik bahwa banyak pihak mungkin meremehkan Bodo/Glimt di atas kertas.
“Memang benar, tapi hanya di atas kertas,” ucapnya. Ia menegaskan bahwa Inter menghadapi lawan yang kuat dan pantas mendapatkan hasil tersebut.
Dalam dua leg pertandingan, Inter dinilai mengalami banyak kesulitan. “Sepak bola memang seperti itu kadang-kadang, dan kami harus menerimanya,” lanjut Sommer dengan nada realistis.
Ia juga menyoroti momen-momen krusial yang luput dimaksimalkan. Peluang emas di leg pertama, menurutnya, seharusnya bisa menjadi pembeda.
“Kami memiliki peluang besar dan seharusnya mencetak satu gol lagi untuk lolos,” ujarnya. Meski mengakui laga tandang selalu menghadirkan tantangan berbeda, ia menegaskan hal itu bukan alasan.
Sikap dewasa yang ditunjukkan Sommer mencerminkan karakter ruang ganti Inter saat ini. Alih-alih menyalahkan situasi, tim memilih fokus melakukan perbaikan.
“Selama pekan ini, yang terpenting adalah tetap tenang dan fokus pada pertandingan melawan Genoa,” katanya. Ia menilai Inter berhasil menunjukkan respons positif di semua lini.




