PONOROGO (Realita)- Pihak RSUD Dr. Harjono Ponorogo membeberkan kondisi terkini dua korban luka akibat ledakan petasan rakitan yang terjadi di Dusun Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Minggu (01/03/2026) sore.
Humas RSUD Dr. Harjono, Sugianto, mengonfirmasi bahwa saat ini pihaknya tengah menangani dua pasien rujukan pasca-insiden maut tersebut. Kedua korban diketahui tengah meracik petasan sebelum bahan peledak yang rencananya akan diterbangkan bersama balon udara itu meledak di depan rumah warga bernama Minten.
Baca juga: Kesaksian Korban Selamat Ledakan Petasan di Ponorogo, Akui Terpental saat Taruh Kunci Motor
Satu Korban Kritis di ICU
Korban pertama Ahmad Fato’Ani (20), yang sebelumnya dilaporkan mengalami luka bakar hingga 90 persen, saat ini sedang menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Dr. Harjono.
"Pasien atas nama AF (Ahmad Fato’ani sekarang masih dirawat di ICU. Tadi malam tepat jam 21.00 WIB telah dilakukan operasi pembersihan luka pasca ledakan," ujar Sugianto saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2026).
Sugianto menjelaskan bahwa AF yang sebelumnya dikabarkan mengamali luka bakar 90 persen ternyata hanya mengalami luka bakar sekitar 36 persen yang tersebar di area wajah, leher, tangan, hingga kaki. Area leher menjadi perhatian utama tim medis karena adanya risiko gangguan pada pembuluh darah besar dan pusat persarafan pernapasan.
Baca juga: Ledakan Petasan Tewaskan 1 Orang di Ponorogo, Tim Gegana: Bahan Yang Meledak 5 Kilogram
"Sekarang masih dibantu dengan alat pernapasan. Kondisinya sadar, namun gelisah karena banyaknya luka di beberapa bagian tubuh," tambahnya.
Sementara itu, korban kedua Hindar Agusta (23) yang mengalami luka bakar 16 persen dilaporkan dalam kondisi yang jauh lebih stabil. Pasien ini dirawat di Ruang Flamboyan dan tidak memerlukan tindakan operasi besar.
"Untuk pasien I, luka bakarnya 16 persen di area wajah, tangan kanan, kaki, dan dada. Kondisinya sadar baik dan secara motorik bagus, sudah bisa menjalankan aktivitas sehari-hari di ruang perawatan," jelas Sugianto.
Baca juga: Petasan Rakitan Meledak di Ponorogo, Dua Bocah Jadi Korban, 1 Tewas
Ledakan hebat ini terjadi pada Minggu sekitar pukul 14.30 WIB. Akibat kejadian ini, satu orang bocah bernama Rifai Kurnia Putra (15) dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian sebelumnya menyebutkan bahwa ketiga korban sedang meracik petasan rakitan sebelum insiden maut itu menghancurkan bagian depan rumah warga. Hingga kini, pihak RSUD terus melakukan observasi intensif, terutama bagi korban yang berada di ruang ICU. znl
Editor : Redaksi





