PYONGYANG, KOMPAS.TV - Rezim pemimpin Korea Utara Kim Jong-un bereaksi keras atas serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran.
Korea Utara mengutuk serangan AS-Israel ke Iran sebagai agresi ilegal dan keterlaluan. Selain itu, Kim Jong-un menilai serangan tersebut sebagai bentuk pelanggaran kedaulatan yang paling hina.
Seperti diketahui, AS-Israel telah melakukan serangan gabungan yang menghantam Iran pada Sabtu (28/2/2026).
Baca Juga: Imbas Serangan AS-Israel ke Iran: Jemaah Umrah Tertahan di Arab Saudi, Perjalanan ke Tanah Air Batal
Dilaporkan kantor berita Korea Utara, KCNA, kecaman Kim Jong-un atas serangan AS-Israel terhadap Iran tersebut diungkapkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara.
“Kami mengutuk keras perilaku tak tahu malu dan seperti gangster dari AS dan Israel, yang tak ragu-ragu menyalahgunakan kekuatan militer untuk mencapai ambisi hegemoni mereka yang egois,” ucap sang jubir dikutip dari Chosun Ilbo, Senin (2/3/2026).
“Fakta bahwa ancaman AS terhadap Iran akan mengarah pada invasi militer yang sebenarnya sudah berada dalam ranah prediksi yang mungkin terjadi. Merupakan kesimpulan logis bahwa atribut hegemonik dan seperti gangster AS pasti akan mengarah pada hal ini."
Pihak Korea Utara menegaskan peningkatan tindakan AS tersebut menjadi bukti empiris peran destruktif negara itu dalam merusak perdamaian dan stabilitas global.
Jubir Korea Utara melanjutkan “tirani” tak terkendali dan tindakan sewenang-wenang AS tanpa ada tanggapan yang kuat dan perlawanan yang memadai, akan membuat pihak yang terlibat dalam urusan regional harus membayar mahal.
Baca Juga: Menlu China-Rusia Bahas Iran, Beijing: Pembunuhan Pemimpin Negara Berdaulat Tak Dapat Diterima
Penulis : Haryo Jati Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Chosun Ilbo
- kim jong-un
- korea utara
- serangan as-israel
- iran





