Polisi masih menyelidiki penyerangan terhadap pasangan suami istri (pasutri) di Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat. Kedua korban, yaitu EP (65) dan P (60), mengalami luka di kepala diduga berasal dari benda tumpul.
"Luka-luka benda tumpul semua di kepala, di kepala belakang. Tapi kami masih menunggu hasil resmi dari rumah sakit ya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal kepada wartawan, Senin (2/3/2026).
Sejumlah barang milik korban juga dilaporkan hilang. Saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki identitas pelaku penyerangan dan perampokan itu.
"Iya masih lidik (diselidiki)," jelasnya.
Sebelumnya, rumah pasutri di Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, diduga menjadi sasaran perampokan. Penghuni berinisial EU (65), yang merupakan sang suami, tewas di lokasi dan sang istri, P (60), mengalami luka berat.
Kompol Andi Muhammad mengatakan kedua korban pertama kali diketahui oleh anak perempuannya. Dia mengatakan peristiwa itu terjadi pada dini hari tadi menjelang sahur.
Kamar sang anak diketahui berada di lantai dua rumah. Sedangkan kedua korban berada di lantai bawah. Biasanya, ada asisten rumah tangga (ART) yang tinggal, tapi saat kejadian sedang pulang.
"Kemudian kenapa ini bisa ketahuan? Karena anak korban ini biasa dibangunkan sama ibunya untuk persiapan masak dan sebagainya untuk sahur," jelasnya.
Namun saat jam akan menunjukkan pukul 04.00 WIB, tidak ada yang membangunkannya. Jadi anak korban turun dan melihat kondisi orang tuanya dan melihat kondisi orang tuanya sudah menjadi korban dugaan perampokan.
(rdh/whn)





