Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 2 Maret 2026.
Bahlil mengatakan, dirinya akan melaporkan sejumlah hal ke Prabowo. Salah satunya terkait kondisi geopolitik di Timur Tengah hingga penutupan Selat Hormuz.
"Mungkin menyangkut dengan kondisi terkini, geopolitik ya, menyangkut dengan penutupan Selat Hormuz Iran," kata Bahlil kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 2 Maret 2026.
"Karena ini juga antisipasi tentang pasokan minyak dunia, karena bagaimanapun kita masih melakukan impor sebelum Lebaran," sambung dia.
Saat ditanya mengenai mitigasi yang dilakukan pemerintah, Bahlil menuturkan pihaknya akan menggelar rapat lebih dulu dengan Dewan Energi Nasional sebelum melapor kepada Prabowo.
"Nanti, syaa besok insyaallah akan rapat Dewan Energi Nasional. Rapat dulu baru saya laporkan," tutur dia.
Lebih lanjut, Bahlil mengakui harga minyak mentah brent sudah mulai naik perlahan seiring dengan eskalasi konflik di Timur Tengah.
Meski begitu, dia menekankan, cadangan BBM nasional masih dalam kondisi aman.
"Masih cukup 20 hari," pungkas Bahlil.




