- Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tidak hadir pemakaman Try Sutrisno karena konsolidasi partai di Bali.
- Megawati mengarahkan jajaran PDIP memberikan penghormatan terbaik meskipun beliau berhalangan hadir langsung.
- Try Sutrisno dikenal memiliki kedekatan tugas kenegaraan dengan Megawati di Dewan Pengarah BPIP.
Suara.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengungkap alasan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri langsung prosesi pemakaman Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, Megawati saat ini tengah berada di Bali untuk melakukan agenda konsolidasi partai yang telah dijadwalkan sebelumnya.
“Ibu Megawati Soekarnoputri saat ini sedang berada di Bali, melakukan konsolidasi. Namun beliau tadi langsung memberikan arahan kepada kami untuk memberikan penghormatan terbaik kepada almarhum Bapak Try Sutrisno,” ujar Hasto saat ditemui di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Senin (2/3/2026).
Menurut Hasto, meski tidak hadir secara fisik, Megawati memberikan perhatian penuh atas kepergian almarhum. Ia menyebut, Try Sutrisno memiliki kedekatan dalam tugas kenegaraan bersama Megawati, khususnya saat sama-sama berada di Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
“Kami sungguh sangat kehilangan beliau. Apalagi beliau bersama-sama dengan Ibu Megawati Soekarnoputri di Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. Kami tahu bagaimana perjuangan beliau yang tidak pernah mengenal lelah bagi bangsa dan negara,” katanya.
Hasto menjelaskan, jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP telah membagi tugas untuk memastikan penghormatan terakhir kepada almarhum berjalan dengan baik. Sejumlah pengurus hadir di Masjid Agung Sunda Kelapa untuk melepas jenazah, sementara lainnya mengikuti prosesi pemakaman di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
“Kami membagi tugas. Ada yang melepaskan jenazah almarhum di masjid ini, ada juga yang di Taman Makam Pahlawan Kalibata,” ujarnya.
PDIP, lanjut Hasto, memandang Try Sutrisno sebagai sosok negarawan yang telah memberikan dedikasi panjang bagi bangsa dan negara, sehingga kepergiannya menjadi duka tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh rakyat Indonesia.
Baca Juga: Prabowo Pimpin Upacara Pemakaman Wapres ke-6 RI Try Sutrisno di TMP, Langit Kalibata 'Menangis'




