Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Birmingham
Debut Tunggal Putra Indonesia Alwi Farhan di All England Open Badminton Championships bukan sekadar partisipasi di turnamen bergengsi. Bagi Alwi, ini adalah mimpi masa kecil yang akhirnya menjadi nyata, sekaligus panggung untuk meneruskan inspirasi dari para seniornya.
Turnamen edisi ke-116 itu akan digelar pada 3–8 Maret 2026 di Utilita Arena Birmingham, Inggris. Di arena bersejarah tersebut, Alwi untuk pertama kalinya merasakan atmosfer kompetisi yang selama ini hanya ia saksikan lewat layar kaca.
“Alhamdulillah, salah satu impian saya menjadi kenyataan. Dari kecil saya sangat bermimpi bisa bermain di All England. Pastinya bersyukur dan antusias,” ujar Alwi dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Senin, 2 Maret 2026.
Satu momen yang paling membekas di benak Alwi adalah final sesama pemain Indonesia di sektor tunggal putra pada 2024. Saat itu, Jonatan Christie berhadapan dengan Anthony Sinisuka Ginting dalam laga yang mencuri perhatian publik Tanah Air.
“Yang selalu muncul di ingatan adalah final tunggal putra tahun 2024. Itu sangat berkesan,” kata Alwi.
Menurutnya, laga tersebut bukan hanya tentang perebutan gelar, melainkan simbol kebangkitan dan kekuatan tunggal putra Indonesia di panggung dunia. Ia berharap momen serupa bisa kembali terulang, dan suatu hari ia bisa menjadi bagian dari cerita besar itu.
Datang sebagai juara Indonesia Masters 2026, Alwi tidak ingin sekadar numpang lewat. Ia mengaku telah menjalani persiapan maksimal selama beberapa hari latihan di Inggris.
“Latihan di sini cukup maksimal dan kompetitif. Itu menjadi modal bagus buat saya menghadapi All England,” ucap Alwi.
Di tengah dominasi pemain muda Indonesia tahun ini, Alwi menjadi salah satu simbol regenerasi. Ia tidak hanya membawa ambisi pribadi, tetapi juga harapan publik yang ingin melihat generasi baru kembali mengukir sejarah di Birmingham.
Bagi Alwi, All England 2026 adalah awal perjalanan. Inspirasi dari para senior sudah ia genggam. Kini saatnya membuktikan diri di lapangan.
Selain Alwi, pemain lain yang juga akan menjalani debut di All England adalah Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu Rahmat Hidayat, Meilysa Trias Puspitasari, serta pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.
Secara total, Indonesia menurunkan 13+1 wakil pada All England 2026. Mereka dijadwalkan menjalani tes lapangan sebagai bagian dari persiapan akhir pada sore hari waktu Inggris. Berikut daftar lengkap wakil Indonesia:
Tunggal Putra:
Jonatan Christie
Alwi Farhan
Tunggal Putri:
Putri Kusuma Wardani
Ganda Putra:
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin
Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana
Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat
Ganda Putri:
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari
Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi
Ganda Campuran:
Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah
Hee Yong Kai Terry (Singapura)/Gloria Emanuelle Widjaja
Dengan komposisi pemain muda yang dominan, All England 2026 menjadi panggung pembuktian generasi baru bulutangkis Indonesia di level tertinggi.
Editor: Redaksi TVRINews




