Pantau - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mendukung peresmian Field Trial (FT) injeksi chemical di Lapangan Meruap, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Program ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan produksi minyak dan gas nasional, khususnya pada lapangan-lapangan tua, melalui metode Improved Oil Recovery (IOR).
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengungkapkan bahwa program ini bertujuan untuk menjaga ketahanan energi nasional serta mendukung pencapaian target lifting minyak pemerintah. Proyek ini melibatkan kerjasama operasi antara PT Pertamina EP dan Samudera Energy Bandar Wijaya Property (KSO BWP Meruap) dan menggunakan chemical yang diproduksi di dalam negeri.
Field trial ini diharapkan dapat meningkatkan perolehan hidrokarbon hingga sekitar 16% melalui 16 sumur, yang terdiri dari 3 sumur injeksi dan 13 sumur produksi.
Djoko Siswanto menekankan bahwa proyek ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mengoptimalkan produksi dari lapangan yang ada, mengurangi ketergantungan pada eksplorasi berisiko tinggi, dan menjaga keberlanjutan produksi minyak di Indonesia.




