Jakarta, CNBC Indonesia - Inovasi ponsel terus berkembang. Dari segi form-factor, kategori HP lipat sudah mulai ramai dilirik dan tersedia di pasaran. Bahkan, Samsung dan Huawei sudah memperkenalkan HP lipat tiga sebagai pembaruan lebih lanjut.
Bukan cuma dari aspek layar, inovasi bentuk HP makin lama makin 'wow'. Terbaru, produsen ponsel asal China, Honor, memamerkan konsep ponsel terbarunya yang disebut Robot Phone.
Perangkat ini tampil berbeda total dari smartphone biasanya dan mengusung fitur mekanis berbasis kecerdasan buatan (AI) yang belum ditemukan di HP lain.
- Bukti Nyata Amerika Butuh China, Krisis 2026 Makin Terasa Dampaknya
- Jualan HP Makin Susah di 2026, Pedagang Sudah Pasrah
- Indonesia Nomor 1 Masuk Paling Parah Sedunia, Ini Bukti Terbarunya
Peluncuran dilakukan dalam ajang Mobile World Congress di Barcelona, Minggu (1/3) waktu setempat.
Robot Phone dibekali kamera yang terpasang pada lengan robotik kecil yang dapat muncul dari bodi utama ponsel. Kamera tersebut tidak hanya bisa bergerak otomatis, tetapi juga mampu mengunci dan melacak objek atau orang yang bergerak.
Teknologi ini ditenagai motor mini dan terintegrasi dengan asisten AI Honor. Pengguna dapat berbicara ke perangkat, lalu kamera akan merespons dengan gerakan mengangguk untuk menjawab "ya" atau "tidak".
Konsep ini membuat pengalaman fotografi dan videografi menjadi lebih dinamis, menyerupai perangkat gimbal profesional seperti lini Osmo dari DJI.
Honor menyatakan Robot Phone ditargetkan meluncur secara komersial di China pada paruh kedua tahun ini. Perangkat tersebut diperkirakan akan dibanderol di segmen premium.
Langkah ini dinilai sebagai upaya Honor untuk keluar dari persaingan desain smartphone yang cenderung seragam. Di tengah pasar yang jenuh, inovasi ekstrem seperti modul kamera robotik dianggap sebagai diferensiasi yang kuat.
Analis IDC, Francisco Jeronimo, menyebut peluncuran ini lebih sebagai strategi pemasaran untuk membangun citra inovatif Honor di luar China.
"Ada unsur kebaruan di dalamnya dan mereka membutuhkan jenis inovasi seperti itu untuk menunjukkan kapabilitas mereka," ujarnya, dikutip dari CNBC International, Senin (2/3/2026).
Ia menambahkan, "Ini akan menarik perhatian semua orang. Apakah itu akan berujung pada penjualan ketika diluncurkan, itu akan menjadi tantangan besar, terutama jika harganya tinggi atau ponselnya berukuran besar."
Saat ini, di pasar China, Honor berada di posisi keenam dengan pangsa pasar sedikit di atas 13%. Namun di Eropa, pangsanya masih sekitar 3%, sehingga perusahaan agresif mencari daya tarik baru untuk meningkatkan penetrasi merek.
Magic V6Dalam kesempatan yang sama, Honor juga memperkenalkan ponsel lipat premium terbarunya, Magic V6.
Perangkat ini memiliki ketebalan 8,75 mm saat tertutup, lebih tipis dibanding pendahulunya dan setara dengan iPhone 17 Pro Max. Magic V6 juga dibekali baterai berkapasitas besar dan prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm.
Magic V6 akan mulai dijual di China pada Maret, sebelum meluncur ke pasar internasional pada paruh kedua tahun ini. Harga resmi perangkat ini belum diumumkan oleh perusahaan.
(fab/fab) Add as a preferred
source on Google




