Stok Cabai Aman hingga Lebaran, Blitar–Kediri Catat Surplus Produksi

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Blitar

Kementerian Pertanian memastikan pasokan aneka cabai nasional dalam kondisi aman selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah. Kepastian ini ditopang surplus produksi dari dua sentra utama, yakni Kabupaten Blitar dan Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan, Muh Agung Sunusi, menyampaikan hal tersebut saat meninjau langsung sentra produksi cabai di kedua daerah, Senin, 2 Maret 2026. Berdasarkan data Early Warning System (EWS) Maret–April 2026, Blitar mencatat produksi cabai rawit merah sekitar 7.050 ton dengan surplus 5.594 ton. Luas tanam mencapai sekitar 6.000 hektare dengan potensi panen awal 2.000 hektare pada pertengahan Maret.

Kepala Dinas Pertanian Blitar, Setiyana, mengatakan panen sudah mulai berlangsung dan akan meningkat menjelang Lebaran. Namun, ia mengakui produktivitas tahun ini menurun akibat cuaca ekstrem serta serangan hama dan penyakit tanaman.

Anggota DPRD Blitar, Sarwi Riyanto, juga menyoroti turunnya produktivitas dari rata-rata 0,4–0,5 kilogram per tanaman menjadi 0,2–0,3 kilogram per tanaman akibat faktor benih dan keterbatasan pengairan.
Meski demikian, Agung optimistis Blitar tetap mampu menopang kebutuhan nasional. 

“Melihat kondisi pertanaman dan kesiapan panen dua minggu ke depan, kami optimistis Blitar mampu memasok kebutuhan cabai hingga Idulfitri,”ujar Sarwi dalam keterangan tertulis, Senin, 2 Maret 2026. 

Ia juga mendorong perbaikan budidaya, penggunaan benih sehat, pemupukan berimbang, serta penguatan Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).

Sementara itu, di Kediri, produksi cabai rawit merah pada Maret 2026 tercatat sekitar 11.166 ton dengan surplus 9.195 ton. Luas panen diperkirakan mencapai 3.100 hektare. Ketua APCI Kediri, Suyono, menyebut panen saat ini baru 20–30 persen dan akan meningkat hingga puncak panen pada Mei.

Kementan menegaskan tak hanya fokus pada ketersediaan, tetapi juga menjaga keberlanjutan produksi melalui pengendalian OPT dan antisipasi dampak cuaca ekstrem.

Secara terpisah, Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Taufik Ratule, memastikan pihaknya terus memantau produksi dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah. 

“Kami memastikan stabilitas pasokan dan harga cabai tetap terjaga pada level wajar, sekaligus melindungi petani dan konsumen selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional,”ungkap Taufik.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
15 Penerbangan Internasional di Bali Batal Terbang Imbas Konflik Timur Tengah
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jateng Akselerasi Pemanfaatan EBT di KITB
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Pertamina Patra Niaga Pulihkan Lahan Bekas Tambang dan Perkuat Ekonomi Masyarakat di Palembang
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Selat Hormuz Ditutup, BPS Beberkan Data Perdagangan RI, Iran, Oman, dan UEA
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
WNI di Dubai Ceritakan Situasi Terkini usai Serangan Iran, Sebut Situasi Sudah Normal Kembali
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.