Memasuki Ramadan, BSI memanfaatkan momentum peningkatan konsumsi masyarakat untuk mendorong pertumbuhan transaksi digital berbasis ekosistem syariah.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperluas penetrasi layanan digitalnya, dengan menghadirkan fitur pembayaran terbaru melalui platform e-commerce.
Kali ini, BSI menghadirkan opsi pembayaran Virtual Account (VA) di platform Lazada, sebagai bagian dari penguatan ekosistem keuangan syariah berbasis digital.
Langkah ini menjadi strategi BSI dalam merespons lonjakan transaksi belanja daring yang terus tumbuh, apalagi pada musim Ramadan dan Idulfitri.
Mengutip laman PT Bank Syariah Indonesia (BSI), sepanjang Januari 2026, transaksi e-commerce di BSI tercatat melonjak 122%, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan tersebut menunjukkan tren positif penggunaan layanan digital, khususnya melalui platform BYOND by BSI.
Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna, menyebut penguatan sektor e-commerce menjadi bagian dari strategi percepatan pertumbuhan BYOND.
"Memperkuat ranah e-commerce menjadi langkah kami mendorong akselerasi BYOND."
"Apalagi saat ini gaya hidup halal menjadi tren kalangan anak-anak muda."
"Di sinilah peran BSI masuk melalui kemudahan layanan yang mudah diakses dan realtime 24 jam,” ujar Anton dikutip dari laman BSI, Senin (2/2/2026).
Selama Ramadan, BSI juga menghadirkan berbagai program promosi guna meningkatkan minat masyarakat bertransaksi melalui BYOND.
Anton menjelaskan, Ramadan menjadi periode strategis untuk memperkuat pertumbuhan transaksi syariah di ruang digital.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan Lazada melengkapi kerja sama BSI dengan sejumlah platform digital lainnya seperti Shopee, Tokopedia, dan Blibli.
Baca Juga: BSI Fest Ramadan 2026 Hadir di Medan, Beri Diskon Umrah Rp4 Juta hingga Margin KPR Hanya 1,5 Persen!
Dengan memperluas jaringan BSI ke berbagai platform e-commerce, menunjukkan perbankan syariah tidak lagi berada di segmen khusus, melainkan mulai masuk ke arus utama ekonomi digital.
Integrasi layanan ke dalam marketplace besar menjadi strategi untuk memperluas basis pengguna, terutama kalangan muda yang akrab dengan transaksi daring. (*)





