Penulis: Mukhriandi
TVRINews, Jambi
Tim Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Bungo mendorong percepatan pembangunan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar rampung sebelum pertengahan tahun 2026.
Upaya tersebut dilakukan setelah tim meninjau kesiapan dapur SPPG di sejumlah titik, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Peninjauan dilakukan Satgas MBG Kabupaten Bungo bersama Koordinator Wilayah SPPI BGN wilayah Kabupaten Bungo untuk memastikan pembangunan dapur SPPG berjalan sesuai rencana.
Selain memantau progres pembangunan, tim juga melakukan pengawasan terhadap kelayakan fasilitas dapur yang tengah dibangun.
Ketua Satgas MBG Kabupaten Bungo, Tri Wahyu Hidayat, mengatakan kegiatan ini bertujuan memastikan setiap dapur SPPG memiliki standar sanitasi yang baik serta memenuhi kelayakan operasional.
“Dapur SPPG bukan sekadar bangunan fisik. Kehadirannya di desa-desa, khususnya di daerah 3T, harus menjadi penggerak ekonomi masyarakat serta mampu menyerap tenaga kerja dari warga setempat.” Ujar Tri Wahyu Hidayat, dikutip Senin, 2 Maret 2026.
Dari hasil peninjauan, beberapa titik pembangunan menunjukkan progres yang berbeda. Dapur SPPG di Dusun Sepunggur, Kecamatan Bathin II Babeko, tercatat telah mencapai sekitar 50 persen. Sementara pembangunan dapur SPPG di Pondok Pesantren Al-Khausar, Dusun Babeko, telah mencapai 85 persen.
Adapun pembangunan dapur SPPG di Dusun Sungai Buluh saat ini berada pada kisaran 75 persen. Satgas berharap seluruh proses pembangunan dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.
Satgas MBG bersama koordinator wilayah juga menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program Presiden Prabowo Subianto dalam penyediaan makan bergizi gratis bagi masyarakat.
Keberadaan dapur SPPG diharapkan tidak hanya meningkatkan pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat, khususnya di wilayah 3T.
Editor: Redaksi TVRINews





