Di saat banyak remaja seusianya masih galau memilih jurusan SMA, Laurent telah resmi menyandang gelar Doktor Fisika Kuantum dari University of Antwerp.
Kabar kelulusannya, ia umumkan melalui akun Instagram pribadinya, di mana ia menyatakan gelar doktor tersebut resmi ia sandang dan tidak ada jalan lain selain terus melangkah maju. "It's official: Dr Simons! Just completed my PhD!!! Only way is up," kata Simons di akun Instagram @laurent_simons dikutip Senin, 2 Maret 2026.
Sebelum membahas lebih jauh perjalanan luar biasanya, yuk kenalan dulu dengan sosok si anak ajaib yang tengah mencuri perhatian dunia ini. Simak selengkapnya. Profil Laurent Simons Melansir akun Instagram @kobieducation, Laurent Simons adalah remaja jenius asal Belgia yang tidak mengejar gelar demi pamer. Di balik pencapaiannya yang memukau, ia menyimpan misi mulia, yaitu ingin membantu manusia hidup lebih sehat.
Motivasi tersebut lahir dari rasa sayangnya yang begitu dalam terhadap kakek dan neneknya yang ia kehilangan karena sakit. Simons bercita-cita menggabungkan Fisika, Kedokteran, dan AI untuk menciptakan teknologi yang bisa membantu manusia memiliki umur lebih panjang dan memperbaiki bagian tubuh yang rusak.
Kecerdasan Laurent Simons bukan hal baru. Mengutip laman BBC, pada 2018, Simons sempat menjadi sorotan internasional setelah lulus sekolah menengah di usia 8 tahun bersama siswa-siswa berusia 18 tahun.
Menurut pengakuan orang tuanya, IQ Simons mencapai 145. Saat itu, ia menyebut matematika sebagai mata pelajaran favorit karena cakupannya luas, mulai dari statistika, geometri, hingga aljabar.
Setelah kenalan dengan Laurent Simons, kini saatnya menyimak perjalanan pendidikannya yang bikin geleng-geleng kepala. Masih melansir dari akun Instagram @kobieducation, berikut jejak pendidikan Laurent Simons:
Baca Juga :
Lulusan Pondok Pesantren Keliling Dunia dengan Matematika dan CodingLaurent Simos lulus PhD. DOK IG @laurent_simons
Jejak pendidikan Laurent Simons 1. Lulus SMA di usia 8 tahun Sejak kecil, Laurent dikenal bagai spons yang bisa menyerap pelajaran dengan sangat cepat. Gurunya sadar ia mampu menuntaskan materi setahun hanya dalam hitungan minggu.
Karena tempo sekolah biasa dinilai terlalu lambat, pihak sekolah akhirnya menawarkan jalur akselerasi. Hasilnya, materi Secondary School yang normalnya ditempuh enam tahun berhasil ia selesaikan hanya dalam 1,5 tahun. Simons resmi lulus SMA di usia 8 tahun. 2. Masuk bangku kuliah di usia 9 tahun Di usia 9 tahun, Laurent memilih Teknik Elektro di Belanda sebagai tujuan S1-nya. Namun, karena dinilai terlalu muda untuk lulus sebelum usia 10 tahun, pihak kampus tidak mengizinkannya menyelesaikan studi di sana.
Orang tuanya memindahkannya ke Belgia. Di University of Antwerp, Simons beralih ke jurusan Fisika dan berhasil menyelesaikan S1 hanya dalam 18 bulan. Setelah lulus, ia langsung melanjutkan S2 di kampus dan jurusan yang sama, dan tamat hanya dalam 1 tahun. 3. Raih Gelar Doktor Fisika Kuantum di usia 15 tahun Tidak berhenti di S2, Simons langsung melanjutkan S3 di University of Antwerp dengan riset tentang Quantum Physics. Di saat teman-teman seusianya baru mulai masuk SMA, ia justru sudah berdebat dengan para peneliti senior. Gelar Doktor berhasil ia raih dalam waktu sekitar tiga tahun riset, tepat di usia 15 tahun. 4. Lanjut PhD Kedua di Bidang Medical Science di Jerman Baru saja merampungkan PhD pertamanya, Simons langsung tancap gas mengejar gelar kedua. Ia kini tengah menempuh PhD kedua di bidang Medical Science di Ludwig Maximilian University of Munich (LMU Munich), Jerman. Kampus ini merupakan salah satu universitas terbaik dengan peringkat ke-2 di Jerman dan ke-58 di dunia.
Menariknya, banyak perusahaan teknologi raksasa dunia yang sudah mengincar Simons dengan tawaran gaji fantastis. Namun, ia memilih menolak semuanya demi fokus pada riset yang bisa bermanfaat bagi kesehatan banyak orang.
Kisah Laurent Simons membuktikan usia bukanlah halangan untuk meraih prestasi tertinggi. Lebih dari sekadar jenius, ia adalah sosok muda yang menggunakan kecerdasannya untuk tujuan yang jauh lebih besar dari dirinya sendiri.
Nah, itulah informasi tentang Laurent Simons yang sudah menyandang gelar Doktor di usia 15 tahun. Jadi, di usia segitu, Sobat Medcom sedang sibuk apa?
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)





