Pasca Penutupan Selat Hormuz, Bahlil Ungkap Cadangan BBM Nasional Cukup untuk 20 Hari

narasi.tv
7 jam lalu
Cover Berita

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional Indonesia masih cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 20 hari.

Pernyataan ini disampaikan saat ia menghadiri rapat di Istana Negara, Jakarta, pada tanggal 2 Maret 2026. Ia mengonfirmasi bahwa meski situasi di Timur Tengah tengah memanas, Indonesia tetap memiliki cadangan BBM yang diperlukan untuk menjaga kestabilan energi dalam negeri.

“(Cadangan BBM) masih cukup, 20 hari,” ujar Bahlil di Istana Negara, Senin (2/3).

Konflik yang terjadi di wilayah Timur Tengah, khususnya antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat, telah menyebabkan penutupan Selat Hormuz. Selat ini merupakan jalur distribusi utama untuk pengiriman minyak global, yang berdampak pada pasokan energi di banyak negara, termasuk Indonesia.

Namun, Bahlil menggarisbawahi bahwa hingga saat ini, kondisi tersebut belum mempengaruhi subsidi BBM yang diberikan pemerintah di tanah air.

“Sampai hari ini gak ada masalah (BBM subsidi), tapi kan harga dunia pasti akan terjadi koreksi ketika kondisi geopolitik yang terus memanas di Timur Tengah,” tuturnya.

Meskipun situasi kini dinyatakan aman, Bahlil menekankan perlunya pemerintah untuk mempersiapkan antisipasi di masa depan. Ancaman terhadap stabilitas pasar energi dan risiko kenaikan harga minyak dunia menjadi tanggung jawab kementerian untuk dicermati secara seksama.

Dampak Penutupan Selat Hormuz

Setelah serangan yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat, Iran mengambil langkah tegas dengan menutup akses ke Selat Hormuz. Tindak balas ini memicu kekhawatiran di pasar global akan terjadinya ketegangan lebih lanjut dan konsekuensi dari potensi konflik besar yang dapat meluas. Serangan yang dilakukan oleh kedua negara tersebut tidak hanya menjadikan Iran sebagai target, tetapi juga membuka risiko bagi negara-negara lain yang terlibat dalam perdagangan melalui selat ini.

Selat Hormuz diketahui sebagai salah satu jalur perdagangan minyak yang paling vital di dunia, menghubungkan kawasan Timur Tengah dengan negara-negara di Asia. Dengan adanya penutupan oleh Iran, jalur ini terancam, yang dapat mempengaruhi pasokan minyak global dan berpotensi memicu lonjakan harga. Keterkaitan Indonesia yang masih mengimpor bahan bakar menyebabkan situasi ini menjadi lebih krusial untuk diperhatikan.

Bahlil mencatat bahwa meskipun cadangan nasional cukup untuk 20 hari, posisi Indonesia yang masih sangat bergantung pada impor energi dari luar negeri mengharuskan pemerintah untuk proaktif. Pemerintah perlu merumuskan strategi baru dalam menangani rantai pasokan energi dan mencari solusi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari kawasan yang sedang mengalami konflik.

Antisipasi terhadap Kenaikan Harga Minyak Analisis Kenaikan Harga Dunia

Dari penuturan Bahlil, sementara cadangan BBM tetap aman, ia mengindikasikan bahwa ada kemungkinan terjadi koreksi harga minyak dunia akibat ketegangan yang berlanjut di Timur Tengah. Lonjakan harga minyak mentah Brent telah terlihat, dan kondisi ini berpotensi berlanjut jika konflik tidak mereda. Analisis mengenai dampak harga dunia terhadap ekonomi dalam negeri menjadi penting untuk dilakukan secara berkelanjutan.

Rapat dengan Dewan Energi Nasional

Bahlil merencanakan untuk bertemu dengan Dewan Energi Nasional guna membahas langkah-langkah mitigasi yang diperlukan. Diskusi ini akan membahas bukan hanya tentang kondisi cadangan BBM, tetapi juga proyeksi harga dan alternatif yang dapat diambil pemerintah untuk menghadapi situasi yang dinamis ini.

Langkah-Langkah Mitigasi yang Diperlukan

Sebagai langkah antisipatif, Kementerian ESDM berkomitmen untuk menyusun strategi jangka pendek dan jangka panjang dalam menghadapi kemungkinan fluktuasi harga yang tajam. Selain itu, kolaborasi dengan pihak swasta serta stakeholder terkait diperlukan untuk menemukan solusi dalam pengelolaan energi yang lebih efisien.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sulut Dukung Indonesia Jadi Peringkat Satu Dunia SGIE
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Iran Gempur Pangkalan AS, 560 Tentara Tewas dan Luka
• 15 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Bos Honda Puji Veda Ega Pratama meski Finis Ke-5 di Moto3 Thailand! Begini Komentar Pembalap 17 Tahun Tersebut
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Kabapanas dan Mentan Andi Amran Sulaiman Menyatakan Harga Cabai serta Daging Ayam Mulai Turun
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Terpopuler: Harga BBM Maret 2026, Diskon Pajak Kendaraan, dan Jamur di Bodi Mobil
• 18 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.