Sulut Dukung Indonesia Jadi Peringkat Satu Dunia SGIE

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, MANADO, – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendukung upaya Indonesia untuk mencapai peringkat pertama di dunia dalam State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report 2024/2025. Dukungan tersebut dilakukan melalui tiga sektor utama, yaitu busana Muslim, makanan halal, dan wisata ramah Muslim. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut, Joko Supratikto, saat acara Hijrah Sulut Fest 2026 di Kawasan Bisnis Megamas Manado, Minggu (1/3) malam.

Joko Supratikto menegaskan bahwa saat ini Indonesia menempati peringkat ketiga dunia dalam SGIE, mempertahankan posisi tertinggi dalam ekosistem ekonomi syariah global. Indonesia memiliki keunggulan di sektor busana Muslim dengan peringkat pertama dunia, serta sektor makanan halal dan wisata ramah Muslim yang juga kompetitif.

Untuk mencapai peringkat pertama dunia, Joko menyatakan bahwa Indonesia perlu memperkuat sektor-sektor yang masih tertinggal. Bank Indonesia berkomitmen untuk mendukung pencapaian tersebut melalui kebijakan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang terfokus pada tiga pilar utama yang dikenal sebagai "IKLAS": Industri Keuangan dan Literasi Syariah.

Joko menjelaskan bahwa pada pilar pertama, yaitu Industri Syariah, penguatan dilakukan melalui program halal food, modest fashion, dan pariwisata ramah Muslim. Pilar kedua, yaitu Keuangan Syariah, difokuskan pada inovasi dan digitalisasi keuangan syariah. Sementara pilar ketiga, yaitu Literasi Syariah, dilakukan melalui serangkaian kegiatan edukasi dan sosialisasi ekonomi syariah.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Berpotensi Volatil Pekan Ini, Pasar Cermati Konflik Timur Tengah hingga Tekanan Fiskal Domestik
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Polisi Bubarkan Perang Sarung dan Balapan Liar di Garut
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Demi Memburu Rupiah Konten Media Sosial Bisa Menyesatkan?
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
BPS Catat Inflasi Februari 2026 0,68 Persen, Efek Harga Emas
• 13 menit lalukumparan.com
thumb
JK: Sulit Bagi Prabowo Jadi Mediator AS-Iran, Perjanjian Dagang Saja Tak Setara
• 18 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.